Maukah Kau Menemaniku Pergi Ke Dunia Dongeng?
Dengan gerakan lesu, dia berbalik arah sambil bergumam pada dirinya sendiri, "Kalau kupu-kupu ajaib saja tidak bisa kudapat, bagaimana aku bisa menang?"
Dengan langkah gontai, dia pun kembali ke halaman rumah kayu. Di sana, dia melihat Lulu dan Lala sudah berdiri berhadapan, seolah-olah sedang menunggunya. Tangannya kosong, seperti perutnya yang tadi berisi mangga. Matanya segera menangkap detail penting: di tangan Lulu tidak terlihat membawa apa-apa, wajahnya tenang seperti biasa. Tapi di tangan Lala... ada sesuatu! Sehelai daun hijau yang cukup besar, dengan bentuk unik---memiliki sebuah lubang alami di tengahnya, seperti sebuah jendela kecil yang dibuat oleh alam.
"Lala," Lola mendekat de
Sikat na Kabanata