Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
When I Meet You

When I Meet You

Athala bilang, memutar bola mata malas tidak sopan. "Lu!" serunya dengan kedua bola mata melotot. Ekspresi wajah tenangnya kini berganti. Aku mengerutkan dahiku dan mengangkat dagu angkuh sembari menatapnya. Kudengar Athala menghela napasnya, ia memejamkan mata sebentar dan membuka matanya kembali seraya menatapku lembut, "Jangan seperti itu lagi, Lu. Tidak sopan."
9.98.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai arti mata berkedut
Baca
+Pustaka
Pak, Jangan! Nanti Ketahuan!

Pak, Jangan! Nanti Ketahuan!

Topi putihnya masih bertengger, menyembunyikan sebagian wajahnya dalam bayangan. "Mas.." Aruna menggeleng pelan, seakan sudah kebiasaan dengan panggilan sandiwara itu. "Pak Atlas? Kenapa ke sini?" Atlas mengangkat kepalanya, memperlihatkan sepasang mata yang menatap lurus ke arahnya dari balik topi putih. Mata yang biasanya tertutupi senyum tipis atau ekspresi tenang, kini menyimpan sesuatu yang berbeda. Sesuatu yang lebih gelap. Lebih intens.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai arti mata berkedut
Baca
+Pustaka
Kamu Berulah, Waspadalah!

Kamu Berulah, Waspadalah!

Karena raut wajah Pak Maftuh yang memerah. Aku sendiri menjadi senyum-senyum nggak jelas. Mengatur debaran dan desiran hebat di dalam sini. ***********
1074.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai arti mata berkedut
Baca
+Pustaka
Air Mata Rani

Air Mata Rani

Namun, yang diajak bicara malah melamun tak mengindahkan ucapannya. “Ran, kok malah bengong. Denger aku ngomong nggak, sih?!” protes Mita kesal karena sahabatnya tidak memedulikannya. “Eh ... Maaf, Mit. Kamu tadi ngomong apa?” Rani yang tersadar begitu gelagapan dan tersenyum simpul. “Tuh, bener kamu nglamun. Kamu lagi ada masalah?” tanya Mita seraya memegang tangannya.
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 182 kali sebagai arti mata berkedut
Baca
+Pustaka
Mayat Berkepala Terbalik

Mayat Berkepala Terbalik

Sementara Amanda berjongkok di bawah jendela dapur. Glek! Glek! Elang meneguk salivanya dua kali setelah mengintip dari jendela dapur. Lalu tubuh tegapnya merosot perlahan ke bawah hingga sejajar dengan posisi Amanda yang masih berjongkok. Wajah Elang terlihat sedikit pucat. Hingga Amanda jadi panik dan menepuk-nepuk wajah tampan Elang.
958 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai arti mata berkedut
Baca
+Pustaka
Elmaut Berwajah Merah

Elmaut Berwajah Merah

Kening di wajah Yu Lai mengerut mendengar nama Ang-bit-sat-Sin ( Elmaut berwajah merah ) Kin Tho melesat ke tengah Bu-koan, setelah berdiri di sisi Kin Bwe, Kin Tho memberi hormat dan berkata.
1014.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 559 kali sebagai arti mata berkedut
Baca
+Pustaka
ISTRI GENDUTKU BERUBAH CANTIK

ISTRI GENDUTKU BERUBAH CANTIK

Tok Tok Berulang kali pintu kamar El di ketuk. Aku keluar setelah terbangun dari posisi rebahan ternyaman ini. Ceklek.. Seorang pria bertampang model international berdiri tepat di hadapan Berta yang mendongak menatapnya. "O-- pak Gabriel, selamat malam pak?" Berulang kali mengangguk, untuk menghormati sang bos besar. "Cintanya?"
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai arti mata berkedut
Baca
+Pustaka
Istri Tuan Muda Lumpuh

Istri Tuan Muda Lumpuh

Mata Mattew berbinar senang menatap pemandangan tersebut, ini adalah kali pertama dia melihat keindahan Geena dalam keadaan sadar. “Sangat indah. Aku menyesal melihatnya pertama kali saat dalam keadaan mabuk sehingga tak sepenuhnya menyadari keindahannya.” “Kenapa kamu banyak bicara? Itu membuatku malu,” gerutu Geena yang kemudian menutup dadanya dengan kedua tangan. “Kenapa kamu menutupnya?” protes Mattew sambil membuka tangan Geena sehingga kedua bukit itu kembali terpampang.
1049.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai arti mata berkedut
Baca
+Pustaka
 Dinikahi Adik Ipar Mantan Suami

Dinikahi Adik Ipar Mantan Suami

"Ya, Thar?" "Mbak cantik deh kalau lagi marah," ujar Athar sambil tersenyum membuat desiran halus merambat di dalam sini. "Apa sih kamu, Thar? Geje tahu gak." Aku sontak melengos untuk menyembunyikan pipi yang memanas dan seulas senyum tipis yang terbit. Apakah aku harus membuka diri untuk Athar? (***) Aku mengurut pangkal hidung berulang kali. Menatap layar berjam-jam membuat kepalaku pening dan mataku lelah.
1010.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 263 kali sebagai arti mata berkedut
Baca
+Pustaka
Married to the Bad Guy

Married to the Bad Guy

“You’re kidding aren’t you?” Mata Attar menyipit tidak percaya pada istrinya. “Hmm, benarkah? Kuharap begitu.” Ruby merebahkan dirinya dan mulai memejamkan matanya, dan merasakan gundangan di lengannya. “Damn you, my wife,” desis Attar. “Jangan coba menghindari pertanyaanku dengan pura-pura tidur.” Ia menepiskan lengannya dari tangan suaminya. Dengan mata terpejam ia tersenyum licik. “Itulah yang kurasakan ketika kamu mengaku tak mencintaiku, Sweetheart.”
1014.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 418 kali sebagai arti mata berkedut
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status