Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Aku Bukan Perempuan Mainanmu

Aku Bukan Perempuan Mainanmu

Apa Affar sengaja menyuruhku menguras isi ATM-nya? Aku bimbang menerima tawarannya. "Ayo." Affar kembali menarik tanganku menuju bagian parfum. Deretan parfum mahal nan wangi bertengger disana. Bahkan ada yang langsung diimport. Ya Tuhan, sadarkan aku dari mimpi indah ini. Dimanja-manja Affar di langit lapis ke-tujuh. "Kamu suka yang mana?" Tawar Affar setelah menjejer parfum pilihannya.
10133.9K viewsCompletedAdded to Library 4.8K Times as arti pamper
Read
+Library
Babu Jadi Menantu

Babu Jadi Menantu

Setelah semua orang pergi ke lapangan di tengah komplek, Parmi pun mandi dan bersih-bersih. Ia memakai baju terusan berbahan lembut, pemberian mertuanya. Parmi berputar-putar di depan cermin kamarnya, memantaskan dirinya apakah sudah cukup cantik pagi ini. Ia memoles tipis bedak bayi di wajahnya, serta lipstik bewarna pink di bibirnya. Ia tersenyum di depan cermin kembali, lalu dilanjutkan dengan menyisir rambutnya, menguncirnya ekor kuda. Kini ia telah rapi dan terlihat lebih segar dan wangi.
1017.5K viewsCompletedAdded to Library 366 Times as arti pamper
Read
+Library
Pengantin Pengganti Tuan CEO

Pengantin Pengganti Tuan CEO

Ia memejamkan matanya dengan posisi tidur terlentang. Amora akhirnya bernapas lega. Sebelum mulai memijat, Amora menyalakan sebuah lampu kamar mini yang mengeluarkan harum aromaterapi. Harumnya sangat lembut dan menenangkan. Aksen mengambil napas panjang kala harum aromaterapi itu masuk ke dalam rongga hidungnya. Begitu menenangkan dan melegakan. Ditambah lagi sentuhan-sentuhan tangan Amora yang lembut terus memijat dahinya dengan perlahan.
5.58.5K viewsCompletedAdded to Library 237 Times as arti pamper
Read
+Library
Velvet Bloodline

Velvet Bloodline

Nayla secara refleks melingkarkan tangannya di leher Artem, menghirup aroma maskulin dari parfum kayu dan keringat tipis pria itu—aroma yang jauh lebih menenangkan daripada bau antiseptik rumah sakit. ​Langkah kaki Artem terasa mantap menuju kamar mandi yang luas di dalam kamar VIP itu. Di bawah sorotan lampu kamar mandi yang temaram karena teriknya musim panas di luar, Artem menurunkan Nayla perlahan di atas kursi mandi khusus yang sudah disiapkan. ​"Kau yakin dengan ini?" tanya Artem pelan, wajahnya kini hanya berjarak beberapa senti dari wajah Nayla.
10870 viewsOngoingAdded to Library 28 Times as arti pamper
Read
+Library
Hasrat Terpendam Keponakan Tuan CEO

Hasrat Terpendam Keponakan Tuan CEO

“Aku bisa memandikanmu dengan satu permintaanku.” “Apa? Katakanlah?” Sorot mata Amarise berbinar dan menarik iPad di atas nakas, lalu menunjukkan pada suaminya. “Aku ingin perhiasan ini dan tas ini,” tunjuknya dari laman resmi brand ternama.
105.2K viewsCompletedAdded to Library 114 Times as arti pamper
Read
+Library
Diselingkuhi Tunangan, Dinikahi Duda

Diselingkuhi Tunangan, Dinikahi Duda

Pamela menyisir rambut Berlian setelah anak asuhnya membersihkan diri dan berpakaian. Pamela tersenyum sambil memandangi wajah mereka di cermin kamar mandi yang bermandikan cahaya. Semerbak aromatherapy dari diffuser reed stick dan debur ombak yang samar-samar menyusup di sana menemani awal kedekatan mereka tanpa adanya Asih.
1018.7K viewsCompletedAdded to Library 712 Times as arti pamper
Read
+Library
Obsesi Sang Pewaris

Obsesi Sang Pewaris

Iya, suaminya menggodanya karena selepas tur satu hari penuh di Roma, Ambar langsung mencari obat herbal Tolak Angin yang sengaja dibawanya untuk diminum sebelum tidur, dan tak lupa membalurkan salep Counterpain dan menempelkan beberapa plester koyo di betisnya yang baru terasa nyut-nyutan dibawa berjalan seharian. “Ih, aku kan langsung segar lagi besok paginya! Mas Diraja juga diam-diam pakai Counter pian juga, kan? Ayo ngaku!” todong Ambar menahan malunya setelah digoda oleh pria yang memeluknya kini. Diraja menjawabnya dengan tertawa lepas.
1010.0K viewsCompletedAdded to Library 311 Times as arti pamper
Read
+Library
Godaan Jin Dasim

Godaan Jin Dasim

Nilam tersenyum kecut mendengar ocehan kakaknya tanpa mau meladeninya. “Aku lihat suaminya Dek Nilam tadi boncengan sama teman-temannya saat aku mau ke Hyp*rmart buat beli pampersnya Althaf.” Selanya tiba-tiba sampil menyerahkan satu ball besar pampers Althaf. “Terus si Arman kelihatan kamu?” “Enggak kayaknya,” “Pulangnya dari Hyp*rmart gak ketemu lagi?” cecar Amira.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 129 Times as arti pamper
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status