Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SUSUK JAIPONG

SUSUK JAIPONG

“Abah Saya datang kemari di beri info dari ki Slamet.” “Ki Slamet?” “Iya, Saya dari Karawang Mbah dengan Lestari.” “Ya, Ki Slamet saya paham, Neng ada rencana apa datang kesini?” “Saya ingin pasang susuk Abah.” “Susuk apa Neng?” “Saya seorang sinden dan penari jaipong abah, kira-kira susuk apa yang pantas buatku?” “Susuk itu banyak Neng, ada susuk kantil, susuk emas atau susuk berlian, semua itu ada tingkatannya untuk membuka aura.”
1010.1K viewsOngoingAdded to Library 283 Times as arti sajak
Read
+Library
Di Bawah Selimut Tetangga

Di Bawah Selimut Tetangga

Aruna duduk di tepi ranjang, menatap segelas susu hangat yang baru saja disiapkan oleh pelayan pribadi kepercayaan Sagara. "Diminum, Sayang. Supaya kamu bisa tidur," ujar Sagara yang baru saja keluar dari kamar mandi, mengenakan jubah mandi hitamnya. Aruna menyesap susu itu sedikit, lalu menaruhnya di meja nakas. "Sa, kita nggak bakal balik ke Jakarta dalam waktu dekat, kan?" Sagara duduk di samping Aruna, menarik wanita itu ke dalam pelukannya.
102.3K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as arti sajak
Read
+Library
Akibat Kencan Buta

Akibat Kencan Buta

Begitu pula dengan Jeck, dia merasakan hal yang sama. “Selamat pagi, Tuan dan Nona. Apa semua sudah siap untuk kembali ke Indonesia?” Jeck menyapa dengan sopan setelah membungkukkan badan di depan keduanya, pandangannya menunduk dan hanya bisa menatap Tuannya sebatas ujung tangan. “Tentu." Saga yang menjawab, dia meraih tangan Sahara untuk di genggam dan menariknya berjalan bersama. Jeck mengikuti mereka dari belakang.
105.3K viewsOngoingAdded to Library 132 Times as arti sajak
Read
+Library
Sepuluh Senja Terakhir Asa

Sepuluh Senja Terakhir Asa

Lelaki itu tersenyum licik, Sagara melepas kaitannya dengan Jehan dan berbalik membogem rahang Regan marah. "Brengsek lo! Jangan pernah komentar kalo lo ga tahu yang sebenernya!" teriak Sagara lalu mendorong tubuh Regan kasar. Regan mengangkat kedua tangannya berlagak memohon ampun. "Wiih, santai dong. Jadi takut nih gue. Emang omongan gue tadi ada yang salah? Kan emang bener, Asa udah lo sia-siain sejak lama." Saka menarik Regan agar menjauh dari lapangan dan segera ke ruang fitness. Namun yang namanya Regan pasti tidak akan mengalah begitu saja. "Lo ga ada hak buat panggil dia Asa!"
101.9K viewsOngoingAdded to Library 41 Times as arti sajak
Read
+Library
Antara Hati dan Janji

Antara Hati dan Janji

Hening sejenak, tapi aku yakin Saskia masih mendengarkan. "Aku harap, Saskia akan menemukan orang lain yang lebih bermanfaat untuk membantu Saskia." Masih hening beberapa saat hingga aku mendengar suara Saskia. "Kenapa?" suaranya pelan, meski jelas terdengar. "Karena aku bukan Arjuna. Aku tidak ingin menjadi Arjuna lagi. Aku adalah Saka." Dan Saka hanya milik Agnia, kutambahkan dalam hati. Aku tidak ingin menyebut nama Agnia di sini.
10927 viewsCompletedAdded to Library 19 Times as arti sajak
Read
+Library
Bara Dendam Sagara

Bara Dendam Sagara

Itu hanyalah Tusukan Biasa yang menyamar sebagai Arus Bawah. Ki Jatmika menggeleng, ekspresinya kembali tenang, namun mengandung kekecewaan tipis. Ia menunjuk lubang yang dibuat Sagara. “Kau gagal, Sagara. Kau membuat kawah, bukan lubang. Kau masih terobsesi pada seberapa keras pukulanmu,” kata Ki Jatmika, berjalan memutari batu karang yang gelap itu.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 31 Times as arti sajak
Read
+Library
STATUS WA SUAMIKU

STATUS WA SUAMIKU

Aamiin🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤 Gimana, Jaka egois nggak sih?
1055.4K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as arti sajak
Read
+Library
Asmaraloka

Asmaraloka

"Semua janji yang kita buat dulu. Kita selalu membayangkan masa depan bersama, Ain. Kita membayangkan bahwa Asmaraloka—tempat di mana kita semua bisa bersama, di mana kita tidak perlu berjuang lagi—akan menjadi kenyataan.” Ain mengangguk pelan, matanya penuh dengan penyesalan yang dalam. “Asmaraloka…” gumamnya, mengingat kembali kata-kata itu yang dulu begitu indah. “Tempat yang kita ciptakan dalam imajinasi kita. Tempat di mana tidak ada pengkhianatan, tidak ada pengorbanan yang sia-sia. Tempat di mana cinta kita bisa tumbuh tanpa halangan.”
2.7K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as arti sajak
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status