Istri Sementara untuk Kakak Ipar
Aruna mulai membersihkan lantai dengan tekun, mengelap debu yang menumpuk di beberapa barang, kaca, lalu mengelap pembatas tangga yang terbuat dari kaca penuh.
Dengan hati-hati, ia membersihkan pajangan, sofa, karpet, dan semua sudut rumah tanpa terkecuali.
Waktu terasa begitu cepat berlalu, entah sudah berapa jam Aruna menghabiskan waktu untuk itu.
“Ya Tuhan....” keluh Aruna. “Aku benar-benar sangat lelah.”
Pinggang Aruna terasa sakit, seperti mau copot.
Namun, bagian dapur dan ruang belakang masih belum tersentuh oleh sapu tangan dan lap basah yang ia pegang.
Hot Chapters