Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
I Love You, Gadis Tengil!

I Love You, Gadis Tengil!

"em, tapi boleh gak saya minta minta tolong?" "Apa Neng?" "Tungguin saya bentar, gak lama kok. Nanti bayarnya di double deh!" Tukang ojek tersebut mengangguk, merasa lega akhirnya. Hanan melangkahkan kaki masuk ke dalam, mencari lapak bagian menjual sayur dan daging. Memilih beberapa macam sayur, daging dan buah-buahan. Mengira-ngira untuk persediaan satu minggu ke depan.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai arti tengil
Baca
+Pustaka
TERALIS WAKTU

TERALIS WAKTU

Tanyanya Aku beringsut bangun,tak ada niat menjawab pertanyaan nya,aku hanya ingin segera menyingkir dari pandangannya dan menghindari pertanyaannya. "Ada apa??"tanyanya menahan tanganku ada sedikit nada intimidasi dari suaranya. "Ada apa??"katanya sekali lagi mulai meninggikan suara. Aku kesal,amarahku memuncak namun aku tak dapat bersuara...Hanya air mata yang mengalir,membasahi pipi lewat mata.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai arti tengil
Baca
+Pustaka
Hello Tunangan (Indonesia)

Hello Tunangan (Indonesia)

Tam-Tampan! Pria dengan rahang tegas, mata tajam, tangan yang kekar dan hidung yang mancung. Benar-benar tampan! Belum pernah Arbel melihat orang setampan itu sebelumnya. Arbel menutup mulutnya, menahan agar tidak berteriak di sini saat ini juga. Karena bagaimana bisa dia malah kegirangan di keadaan yang darurat seperti ini. “Ya tuhan…..” Arbel memekiki kecil. Rambut dan kemeja yang basah karena keringat. Tatapan serius dan tajam akan keteguhannya. Benar-benar sexy!
1016.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 631 kali sebagai arti tengil
Baca
+Pustaka
Renggali

Renggali

pungkas Arav sambil mendekati Ailen. “Hemm ...! sepertinya benar. Aku hanya ingin memastikan sesuatu saja. Tidak perlu kamu tahu dari mana. Yang jelas? AKU KECEWA DENGAN KAMU ARAV," tegas Ailen sambil mengambil tasnya dan pergi meninggalkan Arav yang sedang kebingungan. “Tu-tunggu Ailen?” Arav memegang tangan Ailen berusaha menghentikannya.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai arti tengil
Baca
+Pustaka
Ranjang Ternoda

Ranjang Ternoda

Perjalannya cukup panjang, dari Tanggerang menuju Cakung, Jakarta Timur. “Halo Mbak Re, perkenalkan saya omanya Davin. Nanti Mbak bantu melakukan pekerjaan rumah seperti pada umumnya, memasak, merapihkan rumah dan juga momong Davin.” Seorang wanita paruh baya memperkenalkan diri usai membayar biaya transportasi Reina kepada driver taxi online. Senyum sapa yang memberikan kesan baik, Reina merasa senang dan nyaman ketika mendapatkan keluarga muslim. Sehingga dirinya tidak sulit menyesuaikan diri.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai arti tengil
Baca
+Pustaka
Pendekar Tongkat Emas

Pendekar Tongkat Emas

Nenek gendeng terlihat sangat serius kali ini, tidak biasanya si nenek gendeng yang selalu ceria dan nyeleneh kini bisa seserius itu, “Tolong carikan aku beberapa daun herbal yang tidak ada di hutan ini. Namanya adalah tanaman ‘ Tunjuk Langit’ , tanaman itu sangat langka, dan sepertinya hanya tumbuh di daerah tertentu saja.” Arya menggaruk kepalanya yang tidak gatal. “Apakah tidak ada petunjuk mengenai bentuk dan ciri tanaman itu mbah?” Neneng gendeng menggeleng, “Coba kau tanyakan kepada Ki Aji Sakti di perguruan Silat Gombang.”
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai arti tengil
Baca
+Pustaka
Gemintang

Gemintang

Johnny terlihat malu. “Hahaha,” Revian dan Elenio tertawa keras. Mereka menghabiskan pagi itu dengan jogging dan saling mengobrol ringan. “Kak, gendongin dong,” “Anjir, badan lo dikira kecil? Udah kayak titan gini juga,” “Lebih gedean kakak,” “Iya juga. Tinggi kamu 173, kan?” “174, Kaaak !!!” “1 cm berharga, ya? Hahaha,” ledek Elenio.
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai arti tengil
Baca
+Pustaka
Mata Elang

Mata Elang

perintah Anthony. Danang masuk membawa sebuah linggis yang sudah dipanaskan dengan api selama 30 menit, lalu Anthony menusukkan ke sepatu Asep, seketika asap mengepul dari kulit sepatu. Kaki Asep mulai terasa panas, dia ketakutan dan berteriak. “Bang...Bang tolong angkat linggis ini!!! Iya Bang, aku mau bekerja sama!!! Aku mau,” jawab Asep segera.
108.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 192 kali sebagai arti tengil
Baca
+Pustaka
RATU YANG DINGIN

RATU YANG DINGIN

Balas Ajeng, menerima 2 kantung Kepeng emas. --------------------------------------------------------------- Halo, dukung aku terus yah. Maaf jika banyak kata yang masih typo,🙏 Note: -Bhumi: Pusat Kota Kerajaan -Kepeng: Uang koin berbentuk emas -Dayang: Pembantu para anak bangsawan. -Pribumi: Adalah keturunan bangsa asli dari tempat tinggalnya. -Bangsawan: Anak berdarah biru
3.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai arti tengil
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status