Tuan Muda Konglomerat
Kemarin dia sedikit mencurigai akan status Sean, tetapi sekarang dia merasa jika Sean hanyalah orang biasa dan seperti apa yang terlihat, teringat saat dulu ternyata dia dikalahkan oleh seseorang yang begitu miskin membuat perasaannya begitu kesal.
“Teman teman sekalian, beberapa tahun lalu kita berada di dalam kelas yang sama, ini adalah takdir yang tuhan tetapkan untuk kita semua. Waktu itu kita duduk di pinggir jendela yang saat musim dingin akan terasa sangat dingin, dan sekarang kita bersama dalam kehangatan, entah seberapa kencang angin yang menerpa kita, guyuran hujan sederas apapun, dan seterjal apa jalanan yang kita tempuh, kita semua akan menjadi pendukung yang akan menguatkan satu
Bab Populer