Sentuhan Panas Papa Mertua
Suasananya sangat elegan dan sepi, hanya diisi suara alat makan yang beradu pelan.
Rose duduk di hadapan Arthur, masih menatap menu yang ingin ia pesan.
Arthur menyandarkan tubuh di kursi, menatap Rose tanpa berkedip. “Kamu tahu nggak, kamu itu lucu banget kalau lagi bingung.”
Rose mendengus. “Papa, jangan godain aku dong. Aku bingung mau pesan yang mana.”
Arthur tertawa kecil. “Godain? Nggak kok. Aku itu bicara jujur, Rose. Kamu jangan bingung mau pesan apa. Pesan saja apa yang kamu inginkan.”