Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ISTRI TUJUH MILIAR UNTUK TUAN MUDA

ISTRI TUJUH MILIAR UNTUK TUAN MUDA

"Tidak semudah itu ayah. Kau ini ada ada saja," "Hei! Ayah serius . Pokoknya kalian berdua harus meminum ramuan itu. Ramuan yang berasal dari Indonesia. Itu sangat bagus sekali untuk kesuburan kau dan juga Selena," jelas ayah dengan antusias. "Oke, baiklah ayah," ucapku dengan malas lalu menutup ponselku. Aku menatap langit langit kamar dengan perasaan bingung. Bagaimana nanti aku akan memakan ramuan itu. Selen sudah pasti tidak akan suka. Aku juga tidak mungkin suka. Pasti rasanya tidak enak.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai asi untuk sang tuyul
Baca
+Pustaka
Resep Rahasia Sang Pecundang

Resep Rahasia Sang Pecundang

Di sisi lain, segerombolan Tuyul berkepala botak, kulit mereka tidak lagi keemasan, melainkan berminyak legam seolah dilumuri minyak jelantah, mata mereka berkedip-kedip rakus, memindai stadion mencari jiwa-jiwa lemah untuk dihisap. “Lihatlah, Radit!” suara Ki Gendeng menggema, diperkuat oleh sihir dan sistem pengeras suara, memenuhi setiap sudut katedral beton itu. “Panggungmu telah disucikan, katamu? Konyol! Di mana ada rasa, di situ ada aku! Akulah esensi dari keinginan! Lihatlah juri kehormatanmu! Bahkan lautan pun tunduk pada rasa yang kuciptakan!” Ki Gendeng tertawa, suara tawanya membelah udara. Saat itulah serangannya dimulai. Bukan serangan fisik, melainkan serangan yang jauh lebih
1.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai asi untuk sang tuyul
Baca
+Pustaka
DERSIK

DERSIK

ucap sang tuyul lagi dan berjalan semakin dekat ke arah Fia. “Gak” balas Fia dengan raut wajah enggan. Fia sedikit jijik dengan darah, sebab itu setiap kali dia melihat sosok makhluk yang berdarah atau memakan darah rasa mual langsung muncul di perutnya. “Kakak, ayo main” ucap sang tuyul tadi dengan raut wajah bahagia. “Enggak, jauh-jauh” balas Fia dan mulai berlari meninggalkan sang tuyul di belakangnya.
109.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 335 kali sebagai asi untuk sang tuyul
Baca
+Pustaka
PERSUGIHAN

PERSUGIHAN

gumam dukun Tri yang melemparkan berapa tuyul kecil ke arah benang laba-laba yang menarik tubuh Narnia. Para tuyul kecil itu memakan benang laba-laba dengan cepat, sehingga tubuh Narnia jatuh ke tanah. Sisa benang laba-laba semakin tumbuh. Kini Andika dan Ardi sudah dalam posisi terangkat dari atas tanah. “Bandel banget sih dukun cabul itu,” umpat dukun Tri yang menarik tubuh Andika sehingga ketiganya pria itu terangkat dengan cepat dan terbang kembali ke arah tempat pertama persugihan di lakukan.
9.8323.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.6K kali sebagai asi untuk sang tuyul
Tampilkan Ulasan (64)
Baca
+Pustaka
ANGELA HIKARU
Hai para hatter... ngak usah lapor2in deh ke editor dan gosip. apa lagi persulit rezeki orang. rezeki sudah di atur tuhan dan usaha dong... jangan sirik dan persulit rezeki orang. karma pasti berlaku 😘😘 sekarang kalian bisa ketawa. tapi bisa sampai kapan...
NanaMia
Kak Angela, aku udah baca hingga bab 97. Jujur deh, pada bab awal aku sakit ati sama Ardi, tapi di bab 96 hingga 97 aku merasa kagum dengan perkembangan watak Ardi. cerita kakak bikin aku merasa roller-coaster gitu. Semangat kak. Tiap hari aku menunggu bab seterusnya😭💪🏻
Baca Semua Ulasan
Pelayan Sang Tuan

Pelayan Sang Tuan

"Penurun panas." "Kau yakin?" "Kau meragukanku?" Ada nada canda yang terselip. "Oke." "Tapi … sepertinya bukan penurun panas biasa. Itu biasanya diresepkan khusus untuk ibu hamil. Siapa yang hamil? Kau? Kupikir aku hanya mendengarmu bertunangan?" Galena seketika terperanjat. Seluruh tubuhnya menegang dan wajahnya memucat, sebelum kemudian berubah merah padam oleh amarah. "Apa kau bilang? Khusus ibu hamil?"
1023.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 780 kali sebagai asi untuk sang tuyul
Baca
+Pustaka
Tes Pengajuan AE

Tes Pengajuan AE

Ini hanya test untuk pengajuan menjadi AE. Ini hanya test untuk pengajuan menjadi AE. Ini hanya test untuk pengajuan menjadi AE. Ini hanya test untuk pengajuan menjadi AE. Ini hanya test untuk pengajuan menjadi AE. Ini hanya test untuk pengajuan menjadi AE. Ini hanya test untuk pengajuan menjadi AE. Ini hanya test untuk pengajuan menjadi AE. Ini hanya test untuk pengajuan menjadi AE. Ini hanya test untuk pengajuan menjadi AE. Ini hanya test untuk pengajuan menjadi AE.
377 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8 kali sebagai asi untuk sang tuyul
Baca
+Pustaka
Shh, Tuan! Jangan Bilang Siapa-siapa

Shh, Tuan! Jangan Bilang Siapa-siapa

tanyanya sembari menunjuk piring. ​"I-iya," jawab Ruenna terbata-bata. ​Jerry pun mengambil satu bulatan takoyaki itu, lalu bersiap memasukkannya ke dalam mulut. ​Mata Ruenna membelalak panik. Ia tahu betul betapa hancurnya apapun yang ia masak. "Jangan!!" ​Terlambat. Jerry tetap memasukkan bulatan itu ke dalam mulutnya.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai asi untuk sang tuyul
Baca
+Pustaka
MENYUSUI TUYUL

MENYUSUI TUYUL

Dan tentu saja hal tersebut bisa membahayakan keberadaan dirinya. Uhhh ... Sakit! Tentu saja, karena makhluk itu tengah menyusu dengan rakus layaknya bayi-bayi yang kehausan. Bedanya jika bayi menyusu pada ibunya meminum air susu, tetapi para tuyul ini menghisap darah. Sedangkan di dalam ruangan kecil di dalam rumahnya, sang suami punya tugas sendiri, yakni membakar dupa.
1039.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai asi untuk sang tuyul
Baca
+Pustaka
Warung Kopi Dunia Bawah

Warung Kopi Dunia Bawah

"Bukan! Anak kecil! Telanjang! Lari-lari di belakang komplek pemakaman tua! Mukanya item, matanya nyala merah!" Toyo langsung berdiri. "Itu tuyul, Mas. Serius. Di desa aku dulu ada yang bilang, tuyul bisa muncul kalau pemiliknya mulai lalai kasih upah." Randi duduk, napasnya masih ngos-ngosan. "Tapi tuyul ini nggak nyolong. Dia malah duduk di bangku taman, nunduk, terus kayak sedih banget gitu. Kayak... patah hati."
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai asi untuk sang tuyul
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status