Rahasia Asrama Seni
Aku perlahan menenangkan diriku, menunggu sampai di luar benar-benar sepi, barulah aku keluar diam-diam.
Saat malam tiba, aku duduk sendirian di depan gedung asrama putri, hanya dengan satu tujuan, yaitu melampiaskan emosi.
Namun, pacarku tidak datang, yang datang malah tiga teman sekamarnya.
“Hei, masih belum puas kemarin? Mau tidur di asrama kami lagi malam ini?”
“Dengar-dengar punyamu sepanjang 22cm, lebih panjang dari orang barat, benaran?”