Terbelenggu Dendam
Niko mengusap lelehan airmata yang membasahi pipi mulus Jasmin, untuk menenangkan wanita yan terus terisak itu.
"Kenapa? Kenapa kamu tidak mau menikah dengan ku, apa kamu sudah tidak mencintai ku lagi?" rengek Jasmin dalam isak tangisnya.
"Bukan,,, bukan aku yang tidak mencintai mu lagi, tapi kamu yang tidak pernah mencintai ku. Aku tentu saja akan sangat bahagia jika kita menikah, tapi aku tidak mau jika pernikahan kita tidak berlandaskan cinta. aku akan tetap menunggu mu mencintai ku, bahkan jika kamu tidak pernah mencintai ku sekali pun, aku akan tetap menemani mu dan Nirel." Niko memeluk tubuh Jasmin dengan erat.
Hot Chapters