MADU HITAM
Dengan raut wajah merah padam, klien dari Jepang itu memukul meja dengan telapak tangan.
Ferdi sontak kaget, ponselnya jatuh ke lantai. Cindy mengerjap, meracau ketakutan seakan ada kebakaran. Ferdi menundukkan kepala, tak berani menatap. Jantungnya berdebar kencang, diam tak berkutik sedikit pun. Kecobohannya bisa membuat mereka kehilangan klien besar. “Sepertinya perusahaan kalian akan di-blacklist,” katanya dengan tatapan tajam dan dada kembang kempis.
“Tidak, Tuan! Jangan! Saya mohon, tolong maafkan kami berdua,” ucap Cindy memohon.
Hot Chapters