Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
COMEBACK

COMEBACK

Tin tin Suara klakson mobil terdengar sangat keras dari belakang, sedetik kemudian mobil itu sudah meluncur melewati kami yang kebetulan berada di dekat kubangan air. Alhasil, kami kena cipratan air dari kubangan itu. “Sial, jangan mentang-mentang punya mobil bisa seenaknya seperti itu.” Umpat Indi sambil mengusap roknya yang basah dan kotor.
3.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai backing track
Baca
+Pustaka
Mengejar Mantan

Mengejar Mantan

Lagipula, dia tidak pernah memperlakukan Luna sedingin itu sebelumnya. “Luka di punggung ibu tidak ada hubungannya dengan Luna.” Melihat betapa canggung antara Luna dan Malcolm, Jim mengerutkan alisnya dan memecah kesunyian. “Dokter datang untuk memeriksanya sekarang. Dia memastikan bahwa ada orang lain yang telah menyakiti Ibu. Seseorang menggunakan obat khusus di punggungnya yang dapat mempercepat proses pembusukan seseorang dalam keadaan vegetatif. Inilah mengapa punggung Ibu bernanah sangat buruk dalam waktu kurang dari sehari.”
9.1765.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20.7K kali sebagai backing track
Tampilkan Ulasan (190)
Baca
+Pustaka
Cathalina
uda bab 744 emosi bacanyaaa kyk apaan bgt sih di ulang2 muncul cewenya uda mati muncul lg yg baru, uda di bab 744 muncul aja uda 3 cewe yg suka sm joshua, kapan joshua sm lunaaa bersama kalo salah paham mulu dehhhhhh
Ossy Lestari
sudah habis koin banyak tapi ceritanya salah paham terus udh sampe eps 700 langsung aku baca acak ternyata sampe eps terbarunya pun masih salah paham aja cape org baru, salah paham, ganti org baru lagi salah paham ah sudahlah cape jadi bosen
Baca Semua Ulasan
Anathema: Back to the Past

Anathema: Back to the Past

Rombongan Irene dituntun oleh Desti ke bukit Tengkorak, Desti memang sangat pintar dalam mengingat arah perjalanan, tak jarang jika ada Desti di situ, seorangpun tak akan tersesat karena ingatan Desti yang kuat. "Desti, Tania, sewaktu kalian jalan bareng Sumelika tadi, kalian ngerasa kalo ada seseorang yang ngikutin kalian daru belakang enggak?" tanya Arsela, sebari berjalan santai. "Hmmm," Desti mencoba mengingat-ingat. "Perasaan enggak ada deh, Kak." Ucap Desti. "Iya, enggak ada, Kak. Memangnya Kakak lihat sesuatu kah?"
108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 327 kali sebagai backing track
Baca
+Pustaka
Kembali Ke Masa Lalu

Kembali Ke Masa Lalu

“Terima kasih, Celo. Mungkin kamu yang Cuma mengerti bagaimana aku sekarang ini.” Taro mulai bahagia karena Celo sahabatnya itu masih sama seperti yang dia bayangkan. Selalu membantu ap bila Taro sedang ada kesusahan. Tetapi di balik itu, Taro merasakan ada yang mengewasinya dari belakang. Ada seseorang yang membuntuti dia dari belakang. Saat dia berbalik ternyata tidak ada seorangpun yang berada di belakangnya. “Kenapa Taro?” Celo bertanye kapaad Taro karena dia memberhentikan jalannya.
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165 kali sebagai backing track
Baca
+Pustaka
BEHIND

BEHIND

Menarik diri yang terjepit tanpa bantuan sama sekali. Setelah sekian lama, tenaga pun kembali jua. Namun, saat hendak kucoba menarik diri lagi, sebuah benda ditodongkan tepat pada bagian belakang kepala. Aku terpaku, tak ingin melihat ke belakang. Klik! Kutelan air liur dengan susah payah saat terdengar bunyi seperti pelatuk yang ditekan. "Ja-jangan bunuh aku ...."
107.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 247 kali sebagai backing track
Baca
+Pustaka
HSA  " I am Back. "

HSA " I am Back. "

Dia menjawab. "Yah, nggak asik dong. Nggak bisa main-main bareng lagi." Mike bicara dengan wajah cemberut, dia memainkan kartu di tangannya. "Kalian dengar sendiri." Pemimpin kanan dari The guard melemparkan sebuah rekaman. 'Hai semuanya. Aku yakin kalian baik-baik saja, jadi aku tidak akan basa-basi lagi. Aku akan kembali tahun ini! Hahahaha....
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai backing track
Baca
+Pustaka
Di Balik Hujan

Di Balik Hujan

Aku memejamkan mata sambil mengepalkan kedua telapak tanganku dan menggigit gigi-gigiku dengan keras, mencoba menahan rasa sakit di area punggungku karena hentakkan yang cukup keras saat terjatuh tadi. Perlahan, rasa sakit itu mulai menghilang. Aku meraba jalanan yang kasar dan berpasir itu, dan perlahan aku meraba ke area punggungku. Tiba-tiba, siku sebelah kananku menyentu sesuatu. Seperti tangan seseorang yang sedang berusaha menopang tubuhnya saat melakukan Push up. Merasa penasaran, aku pun membuka kedua mataku secara perlahan, dan, “Huwaaaaa!!!”
108.1K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai backing track
Baca
+Pustaka
Bareksa

Bareksa

jawab Nala. Bu Hermawan mengangguk-anggukan kepala. "Alasan kalian bisa saya terima. Tetapi untuk kedepannya, kalian harus punya backup plan apabila hal ini terjadi lagi," ujar Bu Hermawan sambil menuliskan sesuatu di kertas. Nala dan Bagus hanya bisa menunggu keputusan apa yang dijatuhkan Bu Hermawan atas pelanggaran yang mereka lakukan. Setelah beberapa menit, baru Bu Hermawan menyerahkan tiket itu ke keduanya.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai backing track
Baca
+Pustaka
Membawa Kembali Masa Lalu

Membawa Kembali Masa Lalu

Harapan satu-satunya adalah Jerico dapat membantunya. Lelaki itu tertawa. "Tidak ada yang bisa menolongmu, Ta." Suara itu, Greta mengenalnya. Itu suara Nino. "Nino? Apa yang kau lakukan?" "Aku menginginkanmu, Ta." Nino kembali mendekati Greta perlahan-lahan. Sedangkan Greta mundur hingga tubuhnya terjatuh ke lantai. "Aku mohon jangan lakukan itu." Greta menekuk kaki dan menutup tubuhnya dengan tas. "Kenapa kau begini? Apa salahku?"
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 153 kali sebagai backing track
Baca
+Pustaka
Beside You

Beside You

Mia membela diri. Keinginan Radit untuk menggoda Mia kembali muncul. "Emang aku nawarin apa?" Katanya di sela-sela suara mesin motornya yang masih menyala. Mia menaikkan kedua alisnya, dan ekspresi wajah kesalnya kembali muncul, namun Radit semakin merasa gemas. "Ya udah kalo gitu," katanya ketus. Mia berjalan menjauhi Radit, melihat Mia meninggalkannya dengan cepat, Radit pun dengan segera mematikan motornya kembali dan mengejar Mia.
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai backing track
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status