Kalau Cinta, Pasti Sayang
Dia merangkul pinggang Erino yang ramping sambil membujuknya, "Erino, kalian sudah bercerai. Nggak ada yang mengekangmu lagi, sekarang kamu boleh minum sampai larut malam."
"Bercerai?" Erino memejamkan mata. Dia berkata sambil tersenyum, "Oh ya, benar, kami sudah cerai. Kami sudah cerai ...."
Benar, kami sudah bercerai. Erino terlihat sangat bahagia. Padahal aku sudah mencintainya bertahun-tahun, tetapi dia tidak mencintaiku sedikit pun.
Dengan terhuyung-huyung, Erino mengambil minuman yang disodorkan. Erino meneguknya langsung hingga mengalir ke lehernya.
인기 회차