Hasrat Kakak Tiri
Ini salah, pikirnya.
Ini benar-benar salah.
Ia berjalan menuju kamar Shana, langkahnya terukur, terlalu hati-hati, seolah lantai bisa runtuh kalau ia salah menapak. Setiap gerakan Shana di pelukannya terasa jelas: naik-turun dadanya, lengan yang tanpa sadar mengait di lehernya, kepala yang bersandar di bahunya.