BENALU
tanyaku.
“Jelas boleh, dong, tuan putri mau apa?” sahut dan tanya Mas Angga. Membuatku senyum-senyum sendiri mendengarnya.
“Nggak jadilah kalau kayak gitu,” jawabku. Merasa malu di panggil tuan putri. Ah, entahlah, terasa kayak orang lagi pede kate saja.
“Lho, kok, nggak jadi, kenapa?” sahut dan tanya Mas Angga.