SENTUHAN YANG SALAH
cicit Arka, suaranya mulai melemah, terombang-ambing antara kecurigaan dan rasa hormatnya pada sang kakak.
"Gak ada yang keterlaluan Kakak cuman kerja ngetik dokumen, nyiapin rapat, dan ngurusin jadwal bos Kakak. Kakak gak pernah ngejual diri, dan Kakak gak akan pernah sudi ngelakuin hal sekotor itu," lanjut Anya, memperkuat kebohongannya dengan ekspresi wajah yang tampak tersinggung. "Semua uang yang Kakak dapet nanti itu murni dari hasil keringat Kakak bekerja keras dari pagi sampai malem. Jadi, tolong jangan pernah sebut pekerjaan Kakak ini sebagai hal yang kotor lagi."