Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
BUKAN IPAR SEMBARANGAN

BUKAN IPAR SEMBARANGAN

“Ahm, iy--iya, Non. Mbok Jum kebetulan dulu di kampung suka jualan jamu. Jadi, Mbok nawarin diri ke Nyonya Rida untuk membuat jamu.” “Ooo … gitu? Jadi, Mbok bikin jamu apa?” tanyaku mendesak. “Anu, itu, Non. Jamu kesehatan wanita. Iya, jamu kesehatan.” Mbok Juminem tampak gelagapan. Lagi-lagi bola matanya memutar ke arah kanan. Berulang kali tangannya memegang tengkuk dan ujung hidung. Aku menyimpulkan anggota tubuhnya saja tak nyaman ketika diajak melakukan kebohongan.
1013.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 531 kali sebagai baju mbok jamu
Baca
+Pustaka
Balas Dendam Sang Putri Pewaris

Balas Dendam Sang Putri Pewaris

“Ini kamar mbok di sini, untuk sementara kamu bisa membersihkan diri dulu.” “Tapi aku tidak punya baju,” kata Kiran yang ingat kalau dia sama sekali tidak membawa satupun barang Ayu. “Nanti mbok minta baju bekas non Rini yang tidak terpakai.” Kiran menelan ludah. Baju bekas. Astaga hidupnya memang sudah jungkir balik. Mbok Nah kembali dengan beberapa baju yang masih layak pakai, sekali lihat saja Kiran tahu kalau itu baju kualitas bagus meski pernah dipakai.
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 174 kali sebagai baju mbok jamu
Baca
+Pustaka
Bukan Mauku Menjomlo

Bukan Mauku Menjomlo

Membuat aku tak tahan untuk mengulum senyum geli mengingat kebenaran ucapannya barusan. Kemarenan dia memang sempet mau di pinjemin baju sama A' jaka dan Putra. Tapi gak ada yang muat. Soalnya badan A' Jaka dan Putra tuh gak sekokoh Alan. Malah terkesan kurus pake banget. Jadinya ngegantung semua. Nah, masa iya mau di pinjemin baju alm Abah. Gombrong banget pasti. Secara Abahkan badannya emang lebar. Nanti jatohnya malah kaya pake Daster si Alan.
9.8127.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.7K kali sebagai baju mbok jamu
Tampilkan Ulasan (34)
Baca
+Pustaka
Ziza Ziz S
kalau cerita nya dari si amih lilih nih, yaa jgn ditinggalkan, memang harus dibaca, harus diutamakan harus dimasukkan ke dalam langganan, cerita nya asik ... mendebarkan mengucilkan menyintahatikan... 10 bintang buat author
poulina naisangi
karakter ceritanya konyol, dimana karakter hasminya itu gamau di ghosting tapi tingkat kepekaannya lebih rendah dari dokter karina yg kadar kepekaannya rendah, setiap baca slalu dibikin ketawa guling" dan slalu menanti cerita season 2 nya ...
Baca Semua Ulasan
Dewa Dewi Kerajaan Sanggabumi

Dewa Dewi Kerajaan Sanggabumi

ujar Mbok Darmi seraya bersungut. "Nawang, sangrailah bumbu ini hingga habis airnya. Tapi jangan sampai gosong," perintah Mbok Darmi pada seorang gadis muda yang berpakaian sangat sederhana. Mengenakan jarit yang dililit di pinggang ala kadarnya, dan kebaya lusuh yang sedikit kedodoran.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai baju mbok jamu
Baca
+Pustaka
Janda Muda (Indonesia)

Janda Muda (Indonesia)

Sementara dirinya sendiri mengarahkan kru pemotretan untuk bergegas. Di ruang makeup itu tak ada siapa pun selain Saga yang duduk di sofa. Sementara Kenanga sendiri melihat bayangannya di cermin dengan canggung. Baju hamil yang dikenakannya sebenarnya baju tidur khusus untuk ibu hamil. Bahannya begitu halus dan terasa nyaman. Tapi, terlalu seksi untuk dijadikan baju hamil. Dada Kenanga terlihat semakin besar dan penuh. Oh, ya Tuhan! Entah apa yang dipikirkan suamiku sampai-sampai dia membuat baju seperti ini! Pikir Kenanga malu. Dengan malu-malu, Kenanga melangkah keluar ruang ganti pakaian. "Bagiamana menurutmu?" tanyanya pada Saga yang memperhatikannya tanpa berkedip.
9.9143.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai baju mbok jamu
Baca
+Pustaka
Gairah Nakal Brondong Pemikat Hati

Gairah Nakal Brondong Pemikat Hati

"Jun, kita tinggal di apartemen dan rumah Papa. Jalannya rata semua, tidak ada bebatuan seperti di hutan!" ​"Tetap saja, pencegahan itu perlu," balas Juno tak mau kalah. "Lalu ini, lihat baju monyet ini. Bahannya dari serat bambu organik. Suster! Saya ambil sepuluh pasang untuk yang laki-laki dan sepuluh untuk yang perempuan. Oh, tunggu, ambilkan juga yang warna netral kalau-kalau Dokter Sarah salah lihat jenis kelamin tadi."
2.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai baju mbok jamu
Baca
+Pustaka
WARUNG SOTO MBOK KARSIEM

WARUNG SOTO MBOK KARSIEM

WARUNG SOTO MBOK KARSIEM 2 Di hadapanku berdiri sosok tinggi besar, dengan bulu lebat memenuhi tubuhnya, tanganya sangat besar dan ukuran setiap jarinya sebesar buah pisang, mahluk itu menggeram, mata merahnya melotot, dari sorot matanya sepertinya mahluk ini marah kepadaku, mahluk itu maju mendekatiku, aku mundur dan tubuhku menabrak sesuatu, ketika aku menoleh kebelakang, di belakangku berdiri sosok pocong dengan kain kafan yang berwarna kecoklatan dan wajah hancur lebur, mulut pocong itu terbuka lebar, dari mulutnya keluar cairan merah pekat berbau anyir bercampur busuk. Aku berlari menjauh dari kedua mahluk menyeramkan ini, sayangnya aku malah menabrak sosok berambut gimbal dengan lidah
108.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 310 kali sebagai baju mbok jamu
Baca
+Pustaka
KELAMBU MERAH JAMBU

KELAMBU MERAH JAMBU

Selain musim hujan, juga musim matoa, alpukat dan cermai. "Jambu airnya juga sudah berbuah lho, Non." terang Mbah Mi dengan penuh semangat, "Buahnya lebaaattt banget je, Non." Terangnya lagi dengan penuh semangat, "Kepingin nggak Non, eh, Non ngidam apa? Nggak rewel kan bayinya? Nggak pengin yang aneh-aneh …?" Dug!
1020.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 824 kali sebagai baju mbok jamu
Baca
+Pustaka
Suamiku Bukan Petani Teh Biasa

Suamiku Bukan Petani Teh Biasa

ucap Mbok Sum. "Iya ya, Mbok. Ibu dulu juga punya gaun seperti ini." Lara mengamati gaun panjang dengan potongan lengan seperti kupu-kupu dan berpita di belakangnya. Penasaran Lara juga membuka kotak beluru yang menurut Mbok Sum harus ia kenakan.
1043.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 917 kali sebagai baju mbok jamu
Baca
+Pustaka
Maaf, Om, Saya Masih Punya Suami!

Maaf, Om, Saya Masih Punya Suami!

Aku memijat kening yang mendadak nyeri. "Bu, kita bukan mau kondangan. Kita mau lihat Hanun kerja." "Ish, emangnya kenapa bajunya? Jelek ya? Mata kamu itu buta, masa baju bagus gini dibilang mau kondangan!" Balas ibuku tidak mau kalah. Kepala ini semakin pening saja. Sudah pasti kami akan menjadi tontonan kalau ibu tetap nekat pakai baju Bollywood seperti ini. Baju model gamis dengan bawahan celana panjang full Payet. Dipadupadankan dengam selendang yang sama full Payet juga.
1029.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 906 kali sebagai baju mbok jamu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
8
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status