Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
THE ISLAND : I'M IN LOVE

THE ISLAND : I'M IN LOVE

Ronald membantu dengan memegang batang pohon yang sedang dipotong agar tidak jatuh dengan tidak terkendali. Setelah berhasil memotong batang pohon rumbia, Hezki dan Ronald mulai memisahkan daun rumbia dari dahannya. Mereka memegang ujung daun dengan lembut dan menggerakkannya ke arah yang berlawanan dengan arah pertumbuhan. Dengan gerakan yang hati-hati, keduanya melepaskan daun dari dahan utama, memastikan tidak merusak daunnya.
102.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai bangun daun
Baca
+Pustaka
Raise - Betrayal of The Knight Templar Season 2

Raise - Betrayal of The Knight Templar Season 2

teriak Jeanne d’Arc sambil menyentuhkan ranting itu ke Pohon besar yang ada di tengah mereka. Pohon itu mulai mengeluarkan sinar dan menggugurkan daunnya. Daun-daun itu kemudian bergerak sendiri sambil mengitari pohon besar tersebut. Perlahan-lahan daun yang berputar itu membentuk kubah besar yang menutupi wilayah pohon itu. Tanah di bawah mereka juga ikut bergetar saat daun-daun itu berputar.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai bangun daun
Baca
+Pustaka
Project Darah Malaikat

Project Darah Malaikat

Aku kembali menghentikan langkah. “Apa tanaman di sini bisa bergeser dengan sendirinya?” celetukku pelan. “Kamu nggak tahu?” balas Nadec heran. Aku menatapnya dengan keheranan yang meluber. “Semua yang ada di sini dibangun Daffar untuk melindungi penghuni rumah. Jadi, jika ada serangan, semua yang ada di sini akan bereaksi,” jelasnya cepat.
105.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 183 kali sebagai bangun daun
Baca
+Pustaka
ROMANSA DESEMBER Season 1 : Daniel and Stefany

ROMANSA DESEMBER Season 1 : Daniel and Stefany

“Ide bagus! Aku suka.” Di dekat mereka, Caroline dan Marsha, yang juga satu kelompok, tampak tidak kalah sibuk. Mereka mengumpulkan daun dengan cara berbeda. Caroline memilih daun-daun yang lebih besar, sedangkan Marsha lebih tertarik pada daun-daun kecil yang berwarna kuning terang. “Eh, Caroline, bagaimana kalau kita buat bentuk pohon dari daun-daun ini?” tanya Marsha sambil memandangi kumpulan daun yang telah mereka kumpulkan.
10930 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai bangun daun
Baca
+Pustaka
Benih Dao Kekacauan

Benih Dao Kekacauan

Xia Qing'er menjawab sambil menunjuk ke arah depannya. Ye Chen berjalan ke depan, mencoba melihat apa yang terjadi dan menemukan sebuah rumput berwarna keperakan, setinggi sepuluh sentimeter, memiliki hanya tiga daun, diam-diam tumbuh di bawah pohon biasa. "Rumput Perak Tiga Daun?" Ye Chen segera terkejut dan bersemangat saat merasakan aura yang samar-samar keluar dari daunnya.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai bangun daun
Baca
+Pustaka
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

SUARA ledakan yang disusul dengan rontoknya dedaunan hutan membuat langkah Baraka terhenti di lereng gunung itu. Sebagian daun pohon sempat merontoki kepala Baraka. Sehelai daun diambilnya dari atas kepala, diperhatikan beberapa saat, lalu dahinya pun berkerut tajam. "Gila!" gumam Baraka setelah mengetahui daun itu ternyata sudah menjadi debu namun masih membentuk warna dan serat aslinya. Daun itu hanya ditekan dengan dua jari sudah hancur dengan sendirinya.
1031.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 682 kali sebagai bangun daun
Baca
+Pustaka
Inheritance

Inheritance

Dia duduk di atas rerumputan dan memejamkan kedua matanya. Tangannya mulai bergerak-gerak dengan lentik. Daun-daun yang berguguran melayang bersama angin mengikuti gerakan tangannya. Awalnya hanya beberapa daun, namun perlahan semakin banyak dan membuat semua daun yang berserakan terangkat ke atas hingga tidak tersisa satupun di tanah. Suara angin semakin kuat diikuti gerakannya yang mampu menarik pohon-pohon besar beserta akar-akarnya yang besar.
9.924.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 624 kali sebagai bangun daun
Baca
+Pustaka
Thai Qu Cing Si Anak Kotoran 2 [Penyembuh yang Terkutuk]

Thai Qu Cing Si Anak Kotoran 2 [Penyembuh yang Terkutuk]

Tanpa ragu, tumbuhan itu bertindak. Sulur-sulurnya bergerak cepat, membungkus tubuh Qu Cing rapat-rapat, melilitnya berlapis-lapis hingga membentuk buntalan hijau kecokelatan. Daun-daun lebar menutup rapat, menyamarkan bau darah dan energi manusia. Ia menyeret buntalan itu masuk ke balik semak berduri, menyelipkannya di antara akar besar yang menonjol dari tanah.
101.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai bangun daun
Baca
+Pustaka
Gairah Panas Atasan Mantan

Gairah Panas Atasan Mantan

Ia turun tangan sendiri, memeriksa setiap tangkai, menyemprot daun yang mulai layu, dan memberi pupuk sesuai kebutuhan. Siang itu, ia mengenakan pakaian santai, rambutnya digulung seadanya, lalu mulai berjalan ke arah mawar merah yang baru saja berbunga lebat. Ia jongkok, memperhatikan kelopak yang setengah mekar. Dengan hati-hati, ia menyentuh daun yang terkena sedikit debu, lalu membersihkannya. Ada rasa puas tersendiri ketika melihat bunganya tumbuh sehat.
10114.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.4K kali sebagai bangun daun
Tampilkan Ulasan (19)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
pipovernandes
Adakah penyesalan membuatmu berhenti? Atau kamu percaya adanya hal yang baik setelah sesalmu? Dino sangat takut. Anak yatim piatu penghuni panti asuhan itu harus berdamai dengan kata "berpisah", semua karena adopsi. "Hidup terkadang tak sesuai keinginan kita." Dino mengingat ucapan ibu asuhnya.
Baca Semua Ulasan
Pejuang Terhebat No. 1

Pejuang Terhebat No. 1

Segel itu membentuk pusaran kecil di udara, dan angin puyuh tiba-tiba mulai naik dari permukaan. Tiba-tiba, arena yang dibuat dengan batu khusus itu memiliki lapisan hijau di atasnya. Suara retakan terdengar dan tepat setelah itu, tanaman mulai tumbuh dengan cepat di atas arena, tiba-tiba menutupi separuh arena. Semua bunganya sangat indah, dan Carville tampak seperti sedang berdiri di taman.
9.17.0M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 229.5K kali sebagai bangun daun
Tampilkan Ulasan (2320)
Baca
+Pustaka
Feeryal Faris
novel yang menarik tetapi entah kenapa penulis gagal meneruskan jalan ceritanya. sepatutnya jika perlu menamatkan ceritanya, harus diakhiri dengan kembalinya watak utama kepada keluarganya. persoalannya sekarang bagaimana situasi ahli keluarga watak utama terutamanya isteri dan anaknya??
Adriell Stanley
jalan cerita sangat baik cuma bab tamatnya sangat tak masuk akal...banyak persoalan² tak dapat di jawab di bab akhir.sangat kecewa tamat begitu saja.sekurang²nya biar la si fane merasa kebahagian yang tak terbatas diatas kepenatannya menuju ke pejuang no satu .
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status