Ditalak Di Pelaminan
lanjutnya
“Ya Allah, Ma. Sudah, cukup! Arka tidak mau dengar lagi—”
“Oh, Mama tahu! Mama tahu apa isi fikiranmu,” timpal Liana, tetapi Arka hanya meresponnya dengan tatapan bingung — tak cukup paham dengan ucapan Sang Mama, “Mama tahu isi fikiranmu karena Mama tidak bodoh! Tujuan kamu pulang itu karena ingin berduaan dengan dia, kan? Ingin apa? Hm?”
Arah tatap Liana pun diarahkan pada Dahayu — pernyataan atau sindiran dari kata dia yang sudah diucapkan ; tidak lain dan tidak bukan.
인기 회차