Ibu Empat Anak: Beda Bapak!
“Maaf, ya... tapi aku gak bisa nahan. Mama kamu itu maksa banget ikut kita ke sini. Dia gak tahu bakal seperti apa medannya, terus sekarang malah kelihatan kapok sendiri. Rasain, deh.”
Bima nyengir sambil mengangkat bahu. “Ya, biarin aja. Mama juga bilang ke aku, ini bulan madu kedua sama Papa, jadi dia memang semangat banget.” Bima mendekat dan menatap Nasya dengan senyum nakal. “Nah, sekarang kita juga mumpung lagi berduaan di sini. Mau ngapain, nih?”
Nasya mengangkat alis, melihat tatapan Bima yang mendekat. “Maksudnya mau ngapain?”