Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Era Baru

Era Baru

Dia menunggu tindakan yang akan Barata ambil. “Yah ... Seharusnya kau tak menyebutkan itu Sabarang, Penakluk Umbar! Kau menyentuh sesuatu yang seharusnya tidak kau sentuh!” seru Barata, nadanya begitu dingin dan dalam hingga membuat setiap orang yang mendengarnya memiliki keringat dingin di punggungnya. Dia meledakkan aura membunuhnya dan bergegas menembakkan beberapa bola api ke arah Sabarang.
1058.1K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as bar bar
Read
+Library
Bara di Balik Mahar

Bara di Balik Mahar

jawab Richard lagi sambil terus tertawa. Gadis itu terkejut dan tanpa sadar ia berkata, “HAH? GADIS KAMPUNG ITU KE SINI? EWWW, DEVANO, YOU'RE NOT DRUNK, HUH?”
10309 viewsOngoingAdded to Library 10 Times as bar bar
Read
+Library
Anomali Dunia Darma

Anomali Dunia Darma

kata Deon gamang. “Kau tahu arti lirik lagunya, Deon?” otot Bara memang berlebih. Perawakan jangkung besar, dengan bisep dan trisep yang mengembang seperti roti cuason, menyudahi kesempurnaan dirinya di bidang olah raga. Tidak dengan di bidang bahasa. “Kau tidak mengerti Bara?” “...” Bara menggeleng ke kiri dan ke kanan, kali ini dia tidak menggunakan otot bisep dan trisepnya.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as bar bar
Read
+Library
Geger Kahyangan

Geger Kahyangan

Bara Sena meminum semua Tuak yang sudah tertuang di cangkir miliknya hingga habis. "Aaaaahhh! Segeeer!" ucapnya sambil menyeka mulut. Gandi Wiratama, Rara Sinta, Maya Geni, Kahiyang Dewi dan Xue Ruo sama-sama menatap ke arah pemuda tersebut. "Kau terlihat puas?" tanya Gandi. "Tentu saja." sahut Bara sambil menunjukkan gelang merah yang ada di pergelangan tangan kanannya.
8.962.9K viewsOngoingAdded to Library 1.8K Times as bar bar
Read
+Library
Sehangat Dekapan Janda Muda

Sehangat Dekapan Janda Muda

tanya Reina, tatapannya memelas dengan senyum manis untuk membujuk. “Di mana?” tanya Arka lagi. Reina terdiam sejenak mengingat nama tempat yang akan didatanginya nanti malam. “Bar Haze.” Reina menatap Arka yang masih diam. “Bolehkan, Kak?” “Ya.” Arka mengangguk singkat. “Itu bar milik teman kakak.” “Benarkah?” Senyum manis merekah di bibir Reina. Melihat senyum manis wanita di hadapannya, Alvano terpaku. Dia sangat merindukan senyum itu. Namun, pandangannya teralihkan dengan suara Arka yang mengajaknya bicara.
101.6K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as bar bar
Read
+Library
Suamiku Selalu Ingin Bercerai

Suamiku Selalu Ingin Bercerai

Sore itu bar Jordan belum ramai. Lampu-lampu gantung masih redup, musik diputar rendah—cukup untuk mengisi ruang tanpa benar-benar mengundang keramaian. Bau alkohol dan kayu tua bercampur, akrab. Aria berjalan pelan, menarik kursi di meja bar. Seorang bartender yang sedang mengusap gelas mendekat dan bertanya ramah, “Mau pesan apa?”
9.862.1K viewsCompletedAdded to Library 2.3K Times as bar bar
Show Reviews (16)
Read
+Library
gecoteh480
aku baru baca 10 bab trus ngintip cuplikan2 sampe bab akhir. sebenrnya aku penasaran pgn baca tapi ending nya kok sepupu aria halu malah tergila gila sama suaminya aria sampe ngaku2 dihamili.. ini berat deh konfliknya keluarga. aku jadi takut bacaaa huuu tapi penasarannnnn
Farah
manis bgt endingnya ... salut sama Davis yg milih pergi tp kasian... cerita ini bener" ngandung bawang dr awal nangisin aria, terus nangisin Aditya, sekarang udh bhgia semua.. ikut seneng.. thx thor, ini bukan novel ringan loh, ini novel berat yg bener" nguras air mata sama emosi..
Read All Reviews
Bukan Suami Sempurna

Bukan Suami Sempurna

tanya Veronica, ia melihat lipatan di bawah mata anaknya. "Aku hanya sedikit lelah karena terlalu banyak kerjaan, Mami," jawab Bara. "Kamu semalam mabuk dan datang ke klub?" tanya Veronica, ia menghirup bau alkohol saat anak lelakinya itu bicara. "Cuma minum sedikit," sahut Bara singkat.
104.7K viewsCompletedAdded to Library 102 Times as bar bar
Read
+Library
Pilihan Kedua

Pilihan Kedua

Dia terlihat sangat cocok. Wanita itu sangat menyebalkan, sejak awal aku sudah tak menyukainya, dan aku sudah membencinya. Demi Lucas dan semua tato di tubuhnya, aku setidaknya harus menunjukkan sikap yang baik sebagai manajer mereka, suka atau tidak. Aku menunjukkan senyum tipisku, lalu menghampiri kerumunan di meja bar itu, “Jadi kita harus melakukan apa?” “Sebelum para tamu datang, kita harus merayakannya sedikit. Oneshot?” Bara menyerahkan satu sloki whiskey padaku. Dia adalah Head Bar yang sangat mumpuni dalam dunia minuman keras.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as bar bar
Read
+Library
Jodoh Untuk Wanita Tanpa Rahim

Jodoh Untuk Wanita Tanpa Rahim

Pun diikuti dengan kelopak matanya perlahan mulai terbuka. Seketika juga sang GM segera kembali memasang wajah datarnya. Seolah bius mematikan dari pemilik parfum orange blossom itu telah sirna begitu saja. “Dasar kerbau. Cepatlah turun. Kau benar-benar merepotkan!” ketus Bara sembari menyimpan ponsel di dalam saku kemejanya. Rena masih mengerjapkan matanya sembari berusaha mengumpulkan kesadaran yang masih belum menyatu dengan sempurna.
106.5K viewsCompletedAdded to Library 233 Times as bar bar
Read
+Library
Magang Di Pelukan CEO

Magang Di Pelukan CEO

20 waktu setempat Bar itu bukan tempat norak. Pintu kayu gelap. Interiornya hangat, lampu remang dan musik jazz pelan mengalun dari pojok ruangan. Di belakang bar, rak minuman mengkilap. Tapi yang dipesan oleh rombongan justru: mocktail apel, sparkling cranberry, dan virgin mojito. “Saya berasa mimpi, kita duduk di bar di Boston abis gala dinner kaya gini,” Mira mengangkat gelas mocktail-nya.
1040.8K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as bar bar
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status