DIMADU TANPA RESTU
Ia meletakkan teh di atas nampan, lalu menyerahkannya kepada Amara untuk dibawa ke ruang tamu.
Sesampainya di ruang tamu, Amara memaksa diri tersenyum. Ia menyuguhkan minuman itu dengan sopan.
“Diminum, Pak, Bu,” ucapnya ramah.
Suryo dan Dian hanya mengangguk, tanpa membalas senyuman Amara.
Tak lama, Dian membuka suara dengan nada serius,
“Wira, Ibu mau lihat surat keterangan yang menyatakan kalau Amara benar keguguran. Juga hasil tespek dan surat keterangan kalau Amara benar-benar pernah hamil.”
Bab Populer