Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
KEMBALINYA SANG RATU

KEMBALINYA SANG RATU

--- Rapat Adat di Baruga: Sumpah dan Gelar Penista Di Baruga, atap daun kelapa berderak diterpa angin malam. Cahaya hologram memantul di wajah-wajah yang tegang. La Ode Harimao berdiri di tengah, tangannya menggenggam piring keramik kuno. “Siapa merusak tanah adat,” suaranya menggema, “akan kami gelari sesuai dengan kerusakannya; jika kau atau rakyat di masa kepemimpinanmu menebang pohon kenari, maka gelarmu adalah Miantu'u Kanari. Namamu terpahat di Batu Tombolo, dikutuk arus pasang-surut!"
3.4K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as baruang kanu ngarora
Read
+Library
Bara Dendam Membara

Bara Dendam Membara

Zhuolong melangkah melewati gerbang. Di balik sikap tunduk itu, pikiran sedang mencatat setiap sudut: jarak pos ke pintu utama, posisi kamera, pola patroli, waktu pergantian penjaga. Tidak satu pun terlewat. Sarang ular harus dipelajari sebelum disentuh. Dalam aula utama, para pelayan sudah berbaris Kepala mereka tertunduk, tangan terlipat rapi di depan tubuh. Wang Na berdiri di barisan tengah.
623 viewsOn holdAdded to Library 16 Times as baruang kanu ngarora
Read
+Library
Pendekar Golok Naga Biru

Pendekar Golok Naga Biru

Kanaka dengan tekad bulat membara mencoba bangkit dan menyeka darah yang keluar dari mulutnya. Goarrr.!! Kanaka meraung seperti seekor macan dan melesat kearah lima orang lawannya. Gora mulai memakai senjata sarung tangan macan nya. Melihat itu mata Kanaka terbelalak. "Kau tidak pantas memakai sarung tangan macan pemberian guru itu Gora." Teriak Kanaka.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as baruang kanu ngarora
Read
+Library
BUKIT TENGKORAK

BUKIT TENGKORAK

Lalu pakaian Daro Baro untuk Kenanga dengan baju kurung warna cerah berhiaskan sulaman benang emas dan sunting di atas kepala, serta beberapa upacara penyambutan untuk anaknya sebagai penerusnya nanti. Rombongan itu terus melajukan sepedanya ke arah utara dengan isi kepala masing-masing, sesekali Kenanga menoleh ke belakang. Ia tak pernah tahu kapan akan berkunjung ke sana lagi, sedangkan untuk menuju wilayah pesisir saja harus mengendap-endap demi menghindari kejaran musuh. Aroma laut di wilayah pesisir semakin tercium jelas. Mereka telah sangat dekat dengan istana yang baru dibangun.
103.4K viewsCompletedAdded to Library 98 Times as baruang kanu ngarora
Read
+Library
RAHASIA MENANTU IDAMAN

RAHASIA MENANTU IDAMAN

kata Kanya yang emang udah ngantuk banget. “Bobok sama-sama yuk, Mas,” gumam Kanya. “Hah?! Jangan dulu, Kanya! Aduh... gimana ya?” “Ayok ah... baring. Baring nggak? Kalau nggak...” “Kalau nggak kenapa?” tanya Brian sambil canda. “Kamu lihat sarung tinju pink yang aku gantung deket bra aku? Lihat, Mas?” kata Kanya yang ngegas banget.
102.3K viewsOn holdAdded to Library 81 Times as baruang kanu ngarora
Read
+Library
Mata Batin

Mata Batin

Bara mencari bangku dan melihat ke arah atap berlubang besar. Di sebuah wadah kecil terdapat sebutir ayam kampung, kelapa hijau, bunga tujuh rupa dan kemenyan. "Astaga, apa apaan ini. Mengapa ada sesajen di sini?" Bara tak melihat makhluk apapun di dalam sana. Ia menutup lubang tersebut dengan papan. Pemilik kontrakan lupa untuk menutupnya. Tubuh Bara terasa lebih segar. Memutuskan keluar kampung dan mencari masjid atau musholla. Lingkungan kampung seperti tak berpenghuni.
1019.3K viewsCompletedAdded to Library 483 Times as baruang kanu ngarora
Read
+Library
Istri Lugu Presdir Dingin

Istri Lugu Presdir Dingin

tanya Kakek itu menyadari bahwa dua orang pria itu tampaknya sedang memikirkan sesuatu. "Tidak, Kek, maksudnya. Bro, tidak, Bro," jawab Barra dengan cepat. "Awas kalian kalau berani mengejek!" Barra pun mengangguk, kemudian dia pun kembali mengingat tujuan, "Bro, saya boleh minta buah mangganya? Istri saya sedang mengidam," kata Barra yang akhirnya mengatakan niatnya untuk mendatangi kediaman Kakek tersebut.
9.71.6M viewsCompletedAdded to Library 40.7K Times as baruang kanu ngarora
Show Reviews (268)
Read
+Library
Shila Idolanya Solihin
seru bnget baca ny,,,sampai setiap hari ingin mmbaca nya dn brharap Nia dan Dion kmbli bahagia lagi,,seperti sblm Karina hadir dn skrg kan Karina udah dicerai kan Dion jdi semoga Nia memaaf kan Dion dn kmbli bhgia dgn Dila,Zaki ,dn ank Dion yg lgi dikandung Nia skrg aamiin
Ora Weroh
ceritanya bagus. tp bab 123 dionnya yg sebagai laki" gk tegas dan gk peduli sma sekali hanya karna istri pertamanya datang malah melupakan istri ke2 bahkan dsaat dia memberi kabar kehamilannya.padahal nia yg telah mmberi kebahagiaan disaat dirinya terpuruk setelah ditinggal karina. inget karma dion
Read All Reviews
PEMBALASAN DENDAM SANG DEWA DARI JURANG NAGA HITAM

PEMBALASAN DENDAM SANG DEWA DARI JURANG NAGA HITAM

Angin sekeliling langsung berubah, seakan mengenali aura kuno dari dalam tubuhnya. “Hah… aku tidak salah lihat.” Ruo Huan berdesis. “Itu sisik naga. Tapi aneh... warnanya terlalu gelap untuk jenis api.” “Karena aku bukan naga biasa.” “Jelas.” Ruo Huan melipat tangan. “Kalau begitu, ikut aku. Kita menuju Gerbang Bara.”
107.6K viewsOngoingAdded to Library 160 Times as baruang kanu ngarora
Read
+Library
Geger Kahyangan

Geger Kahyangan

Gumpalan darah yang ada di atas telapak tangannya melesat ke udara lalu pecah menjadi ribuan tetes. "Sebagai jaminan, aku akan memasukkan darah ini kepada kalian. Darah ini bisa membantu meningkatkan kekuatan tapi kalian perlu tahu, Darah ini bisa meledak saat kalian berpikir akan membelot dari Kerajaan Anorang!" kata Bara.
8.963.0K viewsOngoingAdded to Library 1.3K Times as baruang kanu ngarora
Read
+Library
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Baraka segera mengangkat ranting bunga dengan banyak buah-buah kecil menggantung diranting tersebut. “Lebih baik daripada tidak sama sekali” kata Baraka seraya memutik-mutik buah-buah kecil tersebut. “Enak dimakan nggak ya?" katanya. "Coba dulu ah ... moga-moga aja tidak beracun." Kress!
1031.2K viewsOngoingAdded to Library 748 Times as baruang kanu ngarora
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status