Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Shirea

Shirea

"Saya juga akan menjadi utusan setia anda." "Namaku Sharon, anda pasti sudah mengenalku karena kita sering bertemu setiap anda sakit dan terluka. Saya akan merawat anda sekaligus menjadi pelayan wanita anda." Gadis bercadar yang kutahu itu adalah Lavina, terlihat seperti sedang tersenyum di balik cadarnya. "Kalau begitu saya pamit, untuk menyiapkan makan malam," ujar Zein.
109.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 371 kali sebagai bastila shan
Baca
+Pustaka
Lusia

Lusia

ucap sebuah suara yang Lusia kenali sebagai suara Brent. “Aku yakin, ini akan sangat mudah untuk menghilangkan jejaknya. Orang – orang takan mencium jejaknya.” Jelas Brent dengan nada bangga akan keahliannya menculik dan menyembunyikan Lusia. Lusia menggigit lidahnya, ia tak menyangka jatuh ke tangan orang jahat yang berpura – pura menjadi orang baik. “Apa dia cantik?” tanya suara lain yang tak Lusia kenali.
106.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 265 kali sebagai bastila shan
Baca
+Pustaka
Kinan

Kinan

"Selamat datang di Toko Bunga Kinan." Seorang pria, setelan jas hitam, dan tampan. Kinan pun langsung tersenyum sumringah, pria itu pasti ingin memesan bunga untuk kekasihnya. Kinan harus merekomendasikan bunga yang bagus dan mahal. Melihat penampilannya, orang tersebut pasti punya cukup uang. "Ada yang bisa saya bantu?" Pria itu mendekat ke arah meja setinggi perut Kinan itu, dan bertanya. "Kinan?"
108.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 237 kali sebagai bastila shan
Baca
+Pustaka
Cinta Lianne

Cinta Lianne

Lianne melempar tas sekolahnya di atas dipan. Melepaskan seragam dan kaos kaki yang dikenakannya. Lalu dia mengeluarkan smartphone milik nya. Membuka rekaman video yang dikirimkan temannya. Video kompetisi balap liar yang tak bisa ditontonnya karena dia gak bisa bolos les lagi sore ini. Bukan karena balap liar itu yang menarik perhatiannya. Tapi dia meminta Kenzo untuk merekam sesosok peserta yang biasa ikut disana. Dia adalah Alfaro.
2.4K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai bastila shan
Baca
+Pustaka
Gina

Gina

Danan melirik tag nama disebelah kiri baju staf itu, Eila Bhanuresmi. “Maaf mbak Eila, saya kebetulan ada janji, bisa kirim via email aja? Nanti saya baca semua, kalau sekiranya ada yang ingin saya bahas atau ada perbaikan saya akan hubungi mbak.” Eila terdiam sebentar, menggaruk rambutnya yang Danan jamin tidak gatal dan kemudian mengangguk. “Baik pak, tapi bapak besok bisa kesini untuk pembahasan lebih lanjut? Soalnya bintang tamu kita minggu depan Bupati disini.”
102.4K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai bastila shan
Baca
+Pustaka
Bastard Sister

Bastard Sister

Jujur, aku agak kesal sebab dia mengadang jalan masuk kami. “Permisi,” ucapku sopan sambil menunggu si empunya membuka jendela. Tak berselang setengah detik, kaca mobil itu pun turun dan menampakkan pengemudinya yang ternyata sosok cantik jelita. Bu Vika. Perempuan berselendang hitam dengan kacamata warna senada itu langsung melorotkan aksesorisnya tersebut. Dia tersenyum manis sambil memperlihatkan bibir merah menyalanya.
109.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 207 kali sebagai bastila shan
Baca
+Pustaka
Nayla

Nayla

Orang yang sekarang membuatnya bahagia. "Jadi misi kita gimana? Diterusin apa nggak? Iyakan Tina." Beca melihat ke belakang pada Tina. Cewek itu tersenyum sekilas kemudian kembali memandang keluar. "Oh sekarang udah ada gebetan, kenalin sama gue biar gue seleksi." Goda Bagas. "Babe, nggak usah diseleksi. Soalnya yang satu mau di-drop out, alias blacklist dari hidupnya. Gue yakin pemenangnya pemain basket tadi."
9.420.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 462 kali sebagai bastila shan
Baca
+Pustaka
Safira Aswanta

Safira Aswanta

"Bukan, saat kami bertemu kemarin dia memperkenalkan namanya Safira Aswanta." "Apa…? Marga wanita itu Aswanta katamu? Bagaimana mungkin? Teman kakak yang dibagian firma hukum itu bilang nama marga keluarganya Wiguna" kata Arlen yang bingung dengan marga Safira kenapa beda dengan nama marga keluarga besar Wiguna. "Apakah gadis itu bukan anak kandung dari keluarga itu? Kakak hanya dapat fotonya saja tidak menanyakan sampai sejauh itu" sambung Arlen lagi.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai bastila shan
Baca
+Pustaka
BATARI

BATARI

Matanya terkunci pada Batari. Gadis yang enam bulan lalu merintih hancur di bawah kakinya kini duduk dengan keanggunan seorang dewi yang baru saja bangkit dari makam marmer. Kulit Batari putih pucat, berkilau di bawah lampu remang, seolah nyamuk pun tak akan berani menyentuhnya.
10442 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai bastila shan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status