Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bayangan Angsa

Bayangan Angsa

ucap Galih. Menikmati suasana pagi setelah sebelumnya mengalami jetlag luar biasa, yang membuat dia harus tidur selama beberapa jam. Pemandangan kota tua Edinburgh memanjakan matanya. PRET A MANGER menjadi tujuannya pagi ini untuk sekedar minum kopi dan menikmati sandwich dengan berbagai toping sebagai teman sarapannya pagi ini. Ada keterkejutan saat dia baru saja memasuki Pret A Manger. Bagaimana tidak, di sudut ruangan, Galih melihat sosok wanita yang sangat dia kenal, sedang duduk sambil menatap ke arah jendela.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai bayangan semu
Baca
+Pustaka
Dendam Wanita Simpanan

Dendam Wanita Simpanan

lanjutnya lagi yang membuatku sejenak menoleh. Aku berusaha terus mempertahankan kesadaran meski pandangan terhadap sekitar semakin buram dan menghitam. Namun, apa-apa yang tampak di hadapan hanya bayangku. Bayangku yang bodoh dan lemah hingga semua hal menimpa. Bayang serupa film yang diputarkan di depan mata kemudian menjelma nyata.
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai bayangan semu
Baca
+Pustaka
SEPERTI MENDUNG

SEPERTI MENDUNG

Sampai-sampai, kedua cucunya sering diteror oleh penunggu benda itu. Ada benarnya kemarin itu, di sebuah sumur tidak mungkin akan ada cahaya seperti lampu yang sangat terang. Tidak mungkin, ada anak kecil yang duduk di kursi meja dengan kedua bulat matanya serasa mau keluar. Tidak mungkin, Nur mengalami kejadian yang di luar nalar; kesurupan. Tidak mungkin, Ani merasakan bulu kuduknya berdiri. Kalau semua itu tidak ada penyebabnya, mana mungkin kejadian di luar nalar bisa terjadi.
3.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai bayangan semu
Baca
+Pustaka
Bayangan Cinta

Bayangan Cinta

Menggunakan kalimat 'Anda sarapan sendiri lagi' sudah menandakan ia menyindir Kara. "Buatkan aku kopi, Tin." "Tuan mengatakan kopi membentuk bayangan gelap di bawah mata anda." "Teori dari mana itu? Kurang tidur membentuk mata panda, bukan kopi." "Saya hanya menyampaikan pesan tuan."
9.98.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 336 kali sebagai bayangan semu
Baca
+Pustaka
Bayang-Bayang Yang Terlambat

Bayang-Bayang Yang Terlambat

Kenapa dirinya harus minta maaf? Tiba-tiba, sosok bayangan hitam menerobos ke arah Tasya dan Mega. Orang itu membuka botol di tangannya dan menyiramkan isinya ke wajah mereka, sambil memaki marah, “Jenazah Pak Ruben bahkan belum membusuk, kalian sudah bersenang-senang! Biar kuhancurkan wajah kalian demi membalas dendamnya!” Isi botol itu adalah asam sulfat!
9.459.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai bayangan semu
Baca
+Pustaka
Dibalik Bayang

Dibalik Bayang

Sedangkan di atas meja itu terletak sebuah pot bunga minimalis yang diisi indah oleh bunga melati. Tatapan Wanita itu terarah tetap pada sebuah ayunan tua yang terletak di tengah halaman rumah ini. Raut wajah wanita itu sendu dipoles luka yang dalam menggerogoti jiwa, seakan di atas ayunan itu terukir sebuah masa yang terus memberi ingatan.
605 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai bayangan semu
Baca
+Pustaka
KAIN PENGLARIS

KAIN PENGLARIS

Cahaya terasa ditelan oleh sesuatu di sudut-sudut ruangan. Ketika Lusih tiba di tengah ruangan, ia melihat sesuatu aneh. Bayangan setiap benda tampak lebih panjang. Bayangan meja memanjang hingga menyentuh kaki Lusih, seperti tangan hitam yang merayap perlahan. Bayangan kursi bergerak samar, menggeser posisi sendiri, seperti sedang menarik napas. Lusih mundur, tapi bayangannya sendiri melenceng, tidak mengikuti.
6757 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai bayangan semu
Baca
+Pustaka
Misteri Wangi Pandan Di Tengah Malam

Misteri Wangi Pandan Di Tengah Malam

“Jika kau membaca ‘Bayang di Balik Cermin’ dan melihat sesuatu di pantulanmu, jangan takut. Itu bukan arwah, bukan roh. Itu adalah dirimu sendiri, bagian yang selama ini kau sembunyikan. Maafkan dirimu, dan pantulan itu akan memudar.” Surat itu membuat banyak orang menangis. Beberapa mengaku setelah membacanya dengan hati tenang dan berdoa, bayangan aneh itu benar-benar menghilang. Sebagian lain justru semakin penasaran, membaca ulang berulang kali, hingga terobsesi dengan pantulan mereka sendiri. Ada yang kehilangan tidur, ada yang mulai bicara dengan bayangannya. Dunia mulai terbelah antara mereka yang melihat buku itu sebagai wahyu moral, dan mereka yang menganggapnya benda terkutuk.
101.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai bayangan semu
Tampilkan Ulasan (16)
Baca
+Pustaka
Pelangi Jelita
Reader Q tersayang, jumpa lagi dalam karyaku kali ini ya, alih genre dulu ya, semoga kalian berkenan.. Komen.positifmya dan tanggapannya boleh banget di setiap babnya. monggo aja. siapa tau pernah juga mgalamin kejadian honor.. salam manis dari Author kalian.. ...️...️...️...️
Strawberry
Di kakak wangi pandan di rumahku tiap jam 11 keatas, saat aku masih sibuk ama laptopku pasti bau melati lewat....akhirnya setelah tahu ada apa aku pindah ke lantai dua skrang nulisnya eh...awal pindah ke lantai dua masih ikutin wanginya...
Baca Semua Ulasan
Bayangan Kelam

Bayangan Kelam

"Legenda apa? Tolong, ceritakan padaku." Pria tua itu mengangguk pelan, lalu mengambil tempat duduk di samping Anisa. "Legenda itu menceritakan tentang seorang pria yang dikenal sebagai 'Bayang Kegelapan.' Konon, pria ini memiliki kemampuan untuk memanipulasi orang-orang di sekitarnya, mengendalikan pikiran dan perasaan mereka. Dia bisa memikat siapa pun yang dia inginkan, menjebak mereka dalam jaringnya tanpa mereka sadari." "Bayang Kegelapan?" Anisa mengulanginya dengan suara pelan, merasa ngeri dengan sebutan itu. "Apakah ini hanya dongeng, atau ada kebenaran di baliknya?"
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai bayangan semu
Baca
+Pustaka
Tak Mau Lagi Menjadi Bayang-bayang Semu

Tak Mau Lagi Menjadi Bayang-bayang Semu

Kamu sudah cacat, apa kamu pantas berharap bisa merebut Keisha kembali? Presley membeku di tempat. Matanya terus mengejar sosok Keisha yang telah dia lihat ribuan kali. Begitu sosok itu benar-benar hilang dari pandangannya, seluruh tenaganya pun lenyap. Tongkatnya terlepas, tubuhnya jatuh terduduk di lantai. "Presley, kamu nggak apa-apa?" Beberapa sahabat yang sejak tadi berdiri agak jauh bergegas maju untuk mengangkatnya.
6.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai bayangan semu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status