Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta Gadis tak Bernasab

Cinta Gadis tak Bernasab

Ikhlas kembali bertanya. “Udah kok.” “Mau minum?” “Boleh.” Ikhlas memanggil pelayan, dan menanyakan kepada Shadiqah mau minum apa. Shadiqah menjawab mau minum jus jeruk saja. Shadiqah akhirnya menghabiskan waktu bersama Ikhlas dan Alfa. Terlihat percakapan didominasi oleh Shadiqah dan Ikhlas, Alfa lebih banyak menjadi pendengar. Dalam obrolan Shadiqah dan Ikhlas, Alfa jadi tahu jika Shadiqah baru dua bulan berada di Kairo. Sebelumnya dia kuliah di London mengambil jurusan hubungan internasional. Dari tutur kata Shadiqah, Alfa bisa melihat kecerdasan dari wanita itu. Dan itu membuat Alfa sedikit tertarik.
9.835.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 929 kali sebagai bella safira alhabsy
Baca
+Pustaka
Salah Kamar

Salah Kamar

Ting Lift terbuka tepat di lantai sepuluh. Taka keluar dari sana dengan detak jantung yang tidak beraturan. Ada Salma yang tengah fokus pada komputernya. "Selamat pagi, Mbak Salma. Saya bawa sarapan untuk Ibu," sapa Taka dengan begitu ramahnya.
1099.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.7K kali sebagai bella safira alhabsy
Baca
+Pustaka
Gina

Gina

Marva yang teledor dan terkesan urakan, dan kurang rapi sangat berbanding terbalik dengan Fahar yang segalanya serba rapi dan rinci, anak itu sangat teliti mengenai hal apapun. “Emang Fahar ada di Indonesia?” Tanya Keenan lagi. Fahar adalah seorang backup dancer dari Entertainment bergengsi, dia bahkan sudah pernah jadi seorang backup dancer dari penyanyi tersohor luar negeri. Jadwalnya cukup padat sehingga jarang sekali berada di Indonesia. “Dia baru pulang, katanya sih di Indonesia 6 bulan makanya mau nyari tempat yang gak ribet. Aku tawarin kesini deh.. Lumayan ‘kan bang kalau dia bayar sewa perbulan?”
102.4K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai bella safira alhabsy
Baca
+Pustaka
Kubawa Maduku dalam Kesengsaraan

Kubawa Maduku dalam Kesengsaraan

Sebuah suara yang ku kenal memesan sebuah barang pada pelayan. Aku membuka mata, ternyata benar, Safira datang ke toko. Entah kenapa begitu cemas, takut kalau dia akan menyapaku layaknya suami istri. Ah dia sepertinya sedang mengecek apakah aku sudah kembali apa belum. Safira sangat cantik hari ini. Dia memakai gamis yang belum pernah aku lihat. Wajahnya dipoles riasan tipis dan memakai kacamata D frame dengan lensa setengah gelap. “Ada toilet gak, Mas?” tanya Safira pada Harun.
94.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 159 kali sebagai bella safira alhabsy
Baca
+Pustaka
Istri Kedua Untuk Suami

Istri Kedua Untuk Suami

Namun, ia bersikap seperti itu untuk membuat Rayan terkesan dan mengingat Safiya. "Mas tahu, Safiya adalah wanita hebat. Adek kagum dengannya, dia lulusan S2 dan mempunyai pekerjaan yang bagus. Apa lagi wajahnya sangat cantik. Sederhana tetapi penampilannya masih elegan. Dia juga mempunyai rambut hitam panjang yang sehat. Dia adalah wanita yang cantik 'kan Mas? Ah, mungkin lebih tepatnya wanita idaman," celoteh Allura.
1027.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 750 kali sebagai bella safira alhabsy
Baca
+Pustaka
Dosa Termanis dengan Calon Iparku

Dosa Termanis dengan Calon Iparku

Handuk yang membungkus kepala perempuan itu membuat satu alis Kai seketika naik. Penampilan Safira yang apa adanya seperti ini memang terlihat biasa saja. Namun, entah kenapa di mata Kai, Safira selalu terlihat cantik meski tanpa riasan sama sekali. Kulitnya juga putih bersih, bentuk tubuhnya sangat proporsional—cocok dengan profesinya sebagai SPG. Tinggi semampai. Menyadari bila dirinya sudah berlebihan memuji Safira dalam hati, Kai buru-buru menggeleng, dan kembali menatap ponselnya. 'Jam sembilan.'
1010.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 393 kali sebagai bella safira alhabsy
Baca
+Pustaka
Mandiri Setelah Bercerai

Mandiri Setelah Bercerai

tanya Bastian, gadis muda yang mengenakan gaun hitam, dengan kerah sabrina, dan rambut lurus sebahu, yang digerai rapi. “Kita memang, belum saling mengenal, tapi mulai saat ini, Pak Bastian, pasti akan terus melihat saya di Harafa Hospital,”jawab gadis itu. “Anda staf, di Harafa Hospital?” “Bukan, aku adalah pemegang saham 20 persen Harafa Hospital yang baru, kenalkan, nama saya, Nayla.”
1070.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai bella safira alhabsy
Baca
+Pustaka
Alisya

Alisya

Izinkan aku mengenalmu lebih dalam, walau aku tak yakin dengan rasa ini ~Alisya Cantara Benar, semua hiruk-pikuk dalam perjalanan waktu. Bergandenganlah tanpa melupakan bintang yang lebih bersinar! Benderanglah tanpa menyilaukan! Bersamalah tanpa berpisah dan datanglah tanpa pergi! Walau tak bisa saling memiliki ~ Farhan Sharique Zhafran
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai bella safira alhabsy
Baca
+Pustaka
FAUZIAH AZZAHRA

FAUZIAH AZZAHRA

Fahri tak mengucap kata selamat, atau sejenisnya yang turut menyemangati Azizah. Akan tetapi, berbeda dengan Safia. Wanita itu memberi ucapan selamat pada Azizah yang memang setiap tahun mendapat juara pertama. Rupanya sekejam-kejamnya Safia, tetapi nuraninya sebagai seorang ibu masih lah berjalan. “Selamat atas prestasimu, nak,” ucap Safia setelah Azizah menunjukan raportnya.
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai bella safira alhabsy
Baca
+Pustaka
Nadira

Nadira

Tentu saja dari mimpi bunda Kata bunda, di dalam mimpinya, seorang gadis kecil berumur lima tahun sedang menjaga sosok bayi mungil, bayi laki-laki. Lantas, ketika bunda Alle mendekat, gadis kecil itu mendongak lalu berdiri dan berlari kecil ke arahnya. Dengan suara khas anak kecil, dia mengaku dirinya bernama Nadira, memanggilnya, bunda. Dan bercerita dengan semangat tentang bayi laki-laki yang tengah berbaring di atas kasur di kamar tersebut.
3.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai bella safira alhabsy
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status