Cinta Di Tengah Deadline
Rahman sudah seperti hewan buas yang terluka—semakin terpojok, semakin berbahaya tindakannya.
“Aku tahu ini tidak mudah untukmu,” kata Adrian, suaranya terdengar lembut, namun tegas. “Tapi aku ingin kamu tahu satu hal: aku tidak pernah meremehkan keberanianmu, Kirana. Justru keberanianmu yang menjadi kekuatanku selama ini.”
Kirana menatap Adrian, matanya berkaca-kaca. “Aku hanya ingin memastikan kamu baik-baik saja, Adrian. Aku tidak peduli apa yang harus kita hadapi, asalkan kita bisa melewati semuanya bersama.”
Bab Populer