Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bukan Suami Sempurna

Bukan Suami Sempurna

"Aku tidak suka party, Kak. Setiap tahun aku merayakannya dengan naik gunung atau mengunjungi panti asuhan. Aku lebih suka dengan hal-hal seperti itu, aku benci pesta karena kebanyakan teman-teman itu fake, mereka bukan teman yang original." Bara akhirnya tertawa, ia merasa lucu mendengar kata-kata, teman original."Kamu ternyata bisa melucu juga, seperti Ka–" Bara langsung membisu, hampir saja ia keceplosan menyebut nama Kanaya. "Ka– siapa?" tanya Cherry penasaran. "Temenku sewaktu SMP, namanya Kancil," jawab Bara berbohong. "Nama aslinya emang Kancil?" Cherry terkejut.
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai berbaring kangkang
Baca
+Pustaka
Dendam Membara Mas Tetangga

Dendam Membara Mas Tetangga

Fayla menjerit membuat Anael mengernyit. “Kau tahu, dua orang adik kelas bahkan menyergapku hanya untuk memastikan kalau aku adalah Fayla yang dimaksud oleh Tante Girish di toilet! Di toilet!” Fayla berdecak-decak dramatis. “Dan Jaibah! Ada apa dengannya? Aku tidak paham!” Fayla merampas kantung kacang rebus dari tangan Anael, mengupas satu lalu melempar isinya langsung ke mulut. “Kenapa Bahram suka sekali dengan wanita macam Jaibah itu?! Jika wanita itu disandingkan dengan seluruh mantan di sekolah aku yakin mereka semua bisa disebut kembar!”
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai berbaring kangkang
Baca
+Pustaka
Legenda Dewa Cahaya

Legenda Dewa Cahaya

Suaranya yang kecil itu membuat Bara semakin gemas dan berpikir liar. "Bukan nama binatang. Yang benar saja. Kakang adalah bahasa di kawasan selatan. Tepatnya di tanah jawa. Yang artinya sama dengan kakak jika kita artikan di tanah ini. Akan tetapi, panggilan itu bisa juga dianggap sebagai panggilan kepada orang yang disukai atau lebih tepatnya panggilan untuk sang kekasih. Paham?" kata Bara menjelaskan. Setelah tahu arti dari kalimat tersebut, seketika memerah lah wajah wanita itu.
1076.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai berbaring kangkang
Baca
+Pustaka
Pria Desa Penakluk Wanita

Pria Desa Penakluk Wanita

Bagian kewanitaannya terlihat basah kuyup, merah muda, dan sedikit bengkak sisa percintaan mereka barusan. 'Jadi ini alasannya? Cuma karena lubang daging ini Bapak lupa segalanya?' batin Bara sinis sambil menyeringai. 'Kalau begitu, aku akan hancurkan kebanggaan Bapak ini. Aku akan bikin wanita ini lupa kalau dia punya suami.' "Diam Tante. Tante bilang Bapak tidak bisa memuaskan Tante kan? Biar saya kasih pelajaran cara anak muda main. Jangan harap Tante bisa tidur tenang malam ini," geram Bara.
9.9241.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.4K kali sebagai berbaring kangkang
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Alam. Selain reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam Atas, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan 3 Dewa Kuno mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Mrs.B
Maaf ya thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Baca Semua Ulasan
Sang KAISAR PRODEO

Sang KAISAR PRODEO

Perlahan Bara berdiri tegak dengan kedua tangan mengepal kencang, mata merah mencorongnya terarah ke langit. Ya, Bara telah sampai pada puncak emosi jiwanya, tenaga dalamnya tanpa sadar membuncah di dadanya. Dia pun berseru lantang menentang langit... "NAMAKU ADALAH BARA..!! BARA SEJATI YANG AKAN MELUMAT PERCIKKAN API YANG MENERPAKU..!! KALIAN TELAH SEMBURKAN API DI SAMUDERA BARAKU..!!
1035.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai berbaring kangkang
Baca
+Pustaka
Mata Batin

Mata Batin

"Setelah Magrib semua warga masuk ke rumah. Warung-warung juga tutup. Mereka tak akan keluar rumah ketika pukul delapan malam." "Ah, kenapa?" Bara tak tahu mengapa ia tak bisa melacak keberadaan kampung tersebut, kampung tanpa tempat ibadah. "Apa nama kampung ini?" "Kampung Kangkang." Kangkang artinya melangkah, nama kampung aneh sama dengan lingkungannya. Selama berjalan mencari Masjid, Bara menjumpai beberapa sesajen di pohon-pohon besar. Bara menatap pohon paling besar. Tak ada makhluk tersembunyi.
1019.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 500 kali sebagai berbaring kangkang
Baca
+Pustaka
Biar Kubayar Cincin Untuk Jalangmu

Biar Kubayar Cincin Untuk Jalangmu

Astaghfirullah Tuhan, tolong sabarkan diriku memiliki suami sepertinya “Bunda, kenapa Bunda hanya duduk saja di bawah pohon, kenapa tidak berkuda dengan kami?” “Bunda takut jatuh,” jawabku asal saja. “Tapi berkuda itu menyenangkan Bunda,” ujar gema dengann antusias. “Apa kalian masih betah di sini?” “YA. di sini menyenangkan,” jawabnya.
5.738.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai berbaring kangkang
Baca
+Pustaka
Mengejar Cinta Tuan Barra

Mengejar Cinta Tuan Barra

Sarah bergidik sekaligus memberikan tatapan jijik tepat ke hadapan Barra. Barra mengusap wajahnya kasar dan menghela nafasnya berat seakan beban di dalam dadanya begitu menyesakkan, Sarah sebenarnya tidak tega terus menuduh Barra seperti itu namun entah kenapa ia terus mengucapkan kata-kata yang tidak menyenangkan kepada Barra. Sarah melanjutkan lagi langkahnya ke kamar setelah merasa cukup berdebat dengan Barra, sedangkan Barra tetap mengikutinya namun kali ini ia hanya diam dan nampak lesu seakan kehilangan semangat untuk membujuk Sarah.
106.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 205 kali sebagai berbaring kangkang
Baca
+Pustaka
WANITA BAYARAN

WANITA BAYARAN

cetusnya sambil berjongkok di samping bathtub, tempat di mana dia merendamku. "Apa maksudmu?" Bara menggeleng pelan dan tertawa sinis, "Entahlah ... mungkin kamu lebih tahu apa yang tadi kau rasakan." Ambigu, "Jawaban seperti apa itu," umpatku. "Lain kali jangan sembarangan minum di pesta, kamu nyaris merenggut harga diriku." "A ...."
9.87.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 212 kali sebagai berbaring kangkang
Baca
+Pustaka
Gairah Membara Paman Tunanganku

Gairah Membara Paman Tunanganku

Lama-lama ucapan Steave semakin mesum. *** Serena berdiri di depan cermin besar, dengan hairdryer yang masih menyala di tangannya. Hembusan angin membuat rambutnya jadi mengembang dan kering. Ia memiringkan kepala, merapikan helaian yang membandel dengan jari, berusaha menikmati menyelesaikan ini lebih cepat. Namun ketenangan itu pecah oleh suara getar berulang. Bzz.
1071.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai berbaring kangkang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234569
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status