Two Side
‘Tak hanya sebatas itu saja, kedua tangannya langsung merangkul dengan erat dan membuat wajahmu semakin terlekat di dada, hingga sedikit kesulitan untuk bernapas.
Di saat yang bersamaan, kamu dapat merasa kehangatan dari tubuhnya dan sebuah kenyamanan. Tangannya kembali menyentuh pedang suci, membuatnya semakin berdiri dengan tegap. Saat ini tidak ada yang mampu membuat pedang itu kembali layu, dan saking kerasnya membuat dia tertawa ketika menyentuh pedang suci yang besar nan elegan.