Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota

Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota

Energinya padat dan berat seperti batu kali yang sudah dipadatkan selama puluhan tahun, bukan jenis orang yang banyak bicara sebelum memutuskan. Yang kedua mengenakan jubah abu-abu bertambal di beberapa titik, wajahnya lebih tenang dari yang seharusnya untuk seseorang yang datang di tengah malam. Kedua tangannya tersedekap di depan dada dengan cara yang sudah menjadi ingatan otot, bukan sikap yang dipilih tapi sikap yang sudah menjadi bagian dari tubuhnya. Yang ketiga berdiri dengan kedua tangan di sisi tubuh, dan ada sesuatu dalam cara dia berdiri diam yang terasa seperti bilah pedang yang belum dicabut dari sarungnya.
1057.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai berdiri dengan kedua tangan
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
ARYA_RELOAD
aneh cerita lelang nya masa iya si Rian nawar barang 4 00M sampai 1,6 triliun dia sendiri yg naikin wkwkwk normal nya kan harus nya ada lawan yg naikin harga baru Riyan lawan naikin harga, lah ini Riyan sendiri yg naikin harga kan koplak wkwkwkwk
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
MAHLIGAI: Istana yang Kujaga

MAHLIGAI: Istana yang Kujaga

Dia dengan sengaja menaruh tangannya di atas tangan Adam Keduanya saling menatap satu sama lainnya, dan mereka tidak sadar ada seseorang yang tengah berdiri menatap keduanya yang seperti sedang berpegangan tangan. “Mas Adam... “ ***
1035.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai berdiri dengan kedua tangan
Baca
+Pustaka
Akad Tanpa Malam Pertama

Akad Tanpa Malam Pertama

Ia terkekeh saat aku mengangkat kedua tangan dengan kelima jari terkepal semua. “Iya, deh, iya. Tapi kalau ada apa-apa kamu jangan sungkan kabari kami, ya.” “Siap, Tuan Putri!” Kali ini aku berbicara seraya membungkukkan badan dengan menaruh sebelah tangannya di dada dan sebelah lagi di silang ke belakang, ini membuatnya tergelak. “Dah, ah! Aku duluan. Jangan lama-lama, ya.”
1015.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 553 kali sebagai berdiri dengan kedua tangan
Baca
+Pustaka
Kala Cinta Menyapa

Kala Cinta Menyapa

Berdiri santai sambil tangannya merapikan manset kiri dengan tangan kana. “Angga…?” *** Bersambung
1010.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 402 kali sebagai berdiri dengan kedua tangan
Baca
+Pustaka
Aruna Putra Api

Aruna Putra Api

pungkas Aruna seraya berdiri dan mengatupkan kedua tangan. “Aruna, tunggu!”
1015.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 461 kali sebagai berdiri dengan kedua tangan
Baca
+Pustaka
Kamu Duluan Selingkuh, Untuk Apa Menyesal

Kamu Duluan Selingkuh, Untuk Apa Menyesal

Caterina melipat kedua tangannya lalu berdiri dan berjalan ke pintu. “Ya, ini aku, apa kamu tidak bisa mengenaliku!”
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai berdiri dengan kedua tangan
Baca
+Pustaka
ISTRI KONTRAK SANG MONSTER

ISTRI KONTRAK SANG MONSTER

Sementara tangan kirinya di sisi tubuh telah mengepal dengan erat. ****
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai berdiri dengan kedua tangan
Baca
+Pustaka
Antara Hormat dan Hasrat

Antara Hormat dan Hasrat

Dan tangannya Tangan itu berurat, bukan tangan yang dibuat di gym, tapi tangan yang terbentuk dari mengangkat galon, memikul peti logistik, menarik tali tenda, menahan pintu truk saat badai. Tangan pekerja. Tangan yang bisa memeluk, tapi juga bisa menahan. Dadanya, bukan semata bidang, tapi dada yang terbiasa berdiri tegak tanpa ingin menunjukkan siapa pun bahwa ia tegak. Tegap karena tanggung jawab.
10696 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai berdiri dengan kedua tangan
Baca
+Pustaka
Two Side

Two Side

‘Tak hanya sebatas itu saja, kedua tangannya langsung merangkul dengan erat dan membuat wajahmu semakin terlekat di dada, hingga sedikit kesulitan untuk bernapas. Di saat yang bersamaan, kamu dapat merasa kehangatan dari tubuhnya dan sebuah kenyamanan. Tangannya kembali menyentuh pedang suci, membuatnya semakin berdiri dengan tegap. Saat ini tidak ada yang mampu membuat pedang itu kembali layu, dan saking kerasnya membuat dia tertawa ketika menyentuh pedang suci yang besar nan elegan.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai berdiri dengan kedua tangan
Baca
+Pustaka
Catatan Setelah Kematian Putri Ophelia

Catatan Setelah Kematian Putri Ophelia

Ia berdiri tegap dengan kedua tangan di simpannya di belakang punggung. "Ini lebih menyeramkan dari sekedar berkelana di tengah hutan pada malam hari seorang diri!" sambungnya.
1012.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 343 kali sebagai berdiri dengan kedua tangan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status