Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Waktu Adalah Obat Terbaik

Waktu Adalah Obat Terbaik

Saat keempat orang itu berdiri bersama, mereka terlihat begitu harmonis bagaikan keluarga yang sesungguhnya. "Stacey, semoga kamu bahagia ...," gumam Edward lirih. Kemudian, dia mengangkat tangan memberi isyarat pada awak kapal. Kapal pun kembali menyala dan perlahan menjauh dari dermaga. Hingga akhirnya, menghilang di balik garis cakrawala yang luas. Sementara itu di pulau, hari itu adalah hari terakhir proses syuting acara program TV. Setelah hari ini, Pulau Pertemuan akan kembali ke ketenangan biasanya.
8.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 210 kali sebagai berdiri memutar waktu
Baca
+Pustaka
Kota di Tengah Antah Berantah

Kota di Tengah Antah Berantah

gumamnya pada diri sendiri dengan suara gemetar. Rei kembali melirik jam saku di tangannya, jarumnya masih berputar mundur. Seakan waktu di sini bergerak melawan hukuma alam, setiap jarum itu bergerak mundur sedetik. Rei merasa kalau waktu di sekitra juga berjalan mundur, karena ruangan terasa bergoyang. Atau mungkin darah rendahnya kumat. Apapun itu, dia tidak bisa berdiri mematung di sini terus menerus.
354 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10 kali sebagai berdiri memutar waktu
Baca
+Pustaka
Putaran Waktu Wanita Arogan

Putaran Waktu Wanita Arogan

Bahkan untuk berbicara pun ia tidak mampu. Kebingungan mulai menguasainya hingga sebuah layar putih tiba-tiba muncul di hadapannya. Tulisan merah perlahan terbentuk di atas layar tersebut. TAKDIR DEVIAN SETELAH KEMATIAN CARINA Layar mulai bergerak.
270 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9 kali sebagai berdiri memutar waktu
Baca
+Pustaka
Kultivator Surgawi

Kultivator Surgawi

Ternyata, tidak ada yang menundanya; melainkan, aliran waktu di tingkat kedua Menara Tertinggi Kekacauan berbeda dari yang ada di luar. Namun, setelah mengetahui hal ini, burung biru kecil itu sangat terkejut. Artefak magis yang berhubungan dengan waktu adalah artefak tertinggi legendaris yang dapat mengubah aliran waktu. Hanya ada sedikit artefak semacam itu di seluruh alam semesta. Sungguh tak terduga bahwa Menara Tertinggi Kekacauan benar-benar dapat mengubah aliran waktu, bahkan hingga sepuluh kali lipat. Apa sebenarnya asal usul menara hitam ini sehingga memiliki begitu banyak kekuatan menakjubkan?
1037.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai berdiri memutar waktu
Baca
+Pustaka
PILAR KEHANCURAN: LEGENDA WU TENG

PILAR KEHANCURAN: LEGENDA WU TENG

Namun Ling’er berteriak, simbol di sekelilingnya menyala terang. “Waktu tidak bisa diputar tanpa jangkar!” katanya tegas. Wu Teng menggenggam kristal jam pasir Ratu Es. Lelaki berumur tiga puluh tahun itu memusatkan seluruh kesadarannya pada detik ini—bukan kemarin, bukan esok. Ia mengintegrasikan Bayangan Sunyi sepenuhnya. Bayangannya kini tidak lagi berdiri di belakangnya, melainkan menyebar seperti jaringan tipis menghubungkan titik-titik waktu sekitar.
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai berdiri memutar waktu
Baca
+Pustaka
Legenda Sang Genius Immortal

Legenda Sang Genius Immortal

“Eksperimen pembelahan waktu bukan sekadar perjalanan. Ini… pemisahan dimensi. Mengambil satu garis waktu, memecahnya menjadi dua kemungkinan, lalu membiarkan keduanya berjalan berdampingan. Shin Lin percaya itu bisa mencegah bencana masa depan, tapi hasilnya—” “—justru menciptakan bayangan dunia,” sambung Shin Tian. “Aku melihatnya saat melintasi Gerbang Retakan. Dunia kembar yang busuk, di mana waktu membusuk seperti daging yang membusuk di bawah matahari.” Abigail mengangguk. “Kami menyebutnya World of Rot. Hydra Concord menguasai sisi itu. Mereka mengirim agen-agen bayangan ke sini untuk mengubah jalannya peristiwa.”
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai berdiri memutar waktu
Baca
+Pustaka
Perjalanan Waktu Adara

Perjalanan Waktu Adara

Tuhan seakan memperluas teka-teki takdir yang entah sedang direncanakan menjadi seperti apa. Malam berakhir, Adara menangis di sudut kamar. Memeluk lutut sambil berusaha menahan kantuk. Di satu sisi dirinya ingin kembali ke masa depan, menjalani hidup meskipun harus tinggal sebatang kara. Di sisi lain, Adara juga tidak ingin pergi terburu-buru. Ia masih ingin mengetahui alasan dirinya melakukan perjalanan waktu, ia juga tak ingin meninggalkan penawar luka nya_Pemilik senyum mentari. Kini gadis itu hanya takut memejamkan mata, hanya itu saja.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai berdiri memutar waktu
Baca
+Pustaka
Perjalanan Waktu Sang Penjelajah Takdir

Perjalanan Waktu Sang Penjelajah Takdir

"Apa maksudmu?" "Cermin itu adalah kunci untuk membuka portal waktu," jawab Resi Agung Darmaja. "Namun, jika digunakan dengan cara yang salah, ia akan menghancurkan aliran waktu dan menciptakan kekacauan di seluruh dunia." Dyah menatap Raka dengan mata berkaca-kaca. "Apakah ini berarti... kita harus mengorbankan sesuatu?"
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai berdiri memutar waktu
Baca
+Pustaka
Algoritma Cinta Cypher

Algoritma Cinta Cypher

lanjut Cypher, “kondisi pikiran kacau dari Seraphina memicu ‘kecelakaan waktu’ sehingga membuat kami terlempar ke tahun yang salah.” Adrian menatap prototipe TADS-5 di labnya, jari-jarinya mengetuk-ngetuk bingkai hologram yang menampilkan cetak biru desain Cypher. Ia masih berusaha mencerna penjelasan Cypher. “Aku nggak ngerti,” gumam Adrian, suaranya terdengar frustrasi. “Sistem waktu yang sedang aku kembangkan masih terlalu labil untuk meluncurkan objek. Bahkan dengan TADS yang sudah selesai di masa depan, perjalanan waktu adalah sesuatu yang harus dikalkulasi dengan presisi. Gimana bisa… hanya dengan pikiran bisa mengakibatkan ‘kecelakaan’ seperti itu?”
10850 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai berdiri memutar waktu
Baca
+Pustaka
Waktu Tak Bisa Menjaga Cinta

Waktu Tak Bisa Menjaga Cinta

Hanya saja, saat malam tiba dan dunia sunyi, kenangan masa lalu kadang terlintas. Saat itu, tidak bisa dipungkiri perasaan campur aduk pun muncul. Aku tidak ingin masalah yang sudah usang itu terus memengaruhi suasana hatiku. Aku bekerja lebih keras, nyaris tinggal di kantor. Ketua tim baru di kelompok kami bercanda, "Kak Wulan, jangan terlalu ambisius, ya. Kasihan rambutmu nanti!"
7.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 232 kali sebagai berdiri memutar waktu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status