Dicampakkan Setelah Melahirkan
“Betul. Jangan sok romantis kalau lo gak sanggup. Ingat, jangan bilang hal bodoh seperti, ‘Gue harap lo baik-baik saja,’ karena... ya, lo tahu sendiri.”
Beryl membatu sejenak. “Astaga! Eh, astagfirullah. Gue hampir aja bilang itu.”
“Makanya gue ingetin,” kata Alby sambil menghela napas panjang. “Udah, ayo berangkat sebelum lo makin banyak berpikir aneh-aneh.”
Dengan langkah mantap dan sedikit kepleset di ambang pintu, Beryl akhirnya menuju tempat Laila. Entah kenapa perjalanannya terasa panjang, seperti petualangan hidup dan mati.
Hot Chapters