Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tingkat Dua

Tingkat Dua

"Abang tau omongan orang-orang bikin kamu sakit hati dan down. Merasa nggak percaya sama value yang kamu punya, dan jadi overthinking karena merasa apa yang orang lain omongin soal kamu bener semua." Aku tidak berbohong jika sekarang aku ingin menangis. "Tapi coba kamu pikir-pikir lagi. Apa untungnya kamu mikirin apa kata mereka?" Aku menggeleng. "Nggak ada, Bang." "Nah. Jadi Abang minta berhenti buat inget-inget apa kata mereka. Leave them with their mind, dan kamu cukup nikmatin apa yang kamu punya sekarang tanpa perlu mendengarkan komentar-komentar yang menjatuhkan." Aku memeluk Bang Saka karena menyadari bahwa semua yang dikatakannya adalah benar.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai biarlah orang berkata apa
Baca
+Pustaka
Duka Pernikahan

Duka Pernikahan

“Jangan sering main-main ke sini, Fir. Aku nggak bermaksud ngusir, ya. Tapi yang lain nanti lihat. Aku juga banyak urusan.” Safira mengibaskan tangannya ke udara. “Aku maunya nggak usah peduli sama orang yang berkata seperti itu. Aku ya aku, mereka ya mereka gitu, kan? Tapi orang kadang ya ngoceh nggak jelas.”
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai biarlah orang berkata apa
Baca
+Pustaka
Mertua Pilih Kasih Tidak Tahu Kami Banyak Uang

Mertua Pilih Kasih Tidak Tahu Kami Banyak Uang

"Mbak, apa kata-kata kamu tidak terlalu keterlaluan?" Namun, Astri menggelengkan kepala dengan cepat. "Nggak juga!" jawabnya. "Kamu memerlukan kata-kata barusan agar sadar atas perilaku kamu sendiri melalui sudut pandang orang lain," pungkas Astri. " ... "
9.199.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.5K kali sebagai biarlah orang berkata apa
Baca
+Pustaka
WANITA KEDUA

WANITA KEDUA

WANITA KEDUA 52 A Oleh: Kenong Auliya Zhafira Melihat dan mendengar secara langsung orang-orang membicarakan seseorang yang kita kenal tentunya membuat hati mendidih. Akan tetapi, ada satu keadaan yang memaksa menahan semua amarah itu adalah hal terbaik. Apalagi jika ucapan tersebut memanglah benar adanya. Bukankah tidak ada gunanya jika menanggapinya?
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 210 kali sebagai biarlah orang berkata apa
Baca
+Pustaka
Aku Istri yang Tidak Dianggap

Aku Istri yang Tidak Dianggap

tekan Mas Damar di setiap kata yang dia ucapkan. “Dan kamu, j4lang! Jangan pernah coba berani-beraninya menceritakan masalah apapun yang terjadi antara kita dengan orang lain!!” kali ini aku yang menjadi sasaran perkataan kotornya. Sungguh ironi! Bugh!!
9.5129.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.8K kali sebagai biarlah orang berkata apa
Baca
+Pustaka
Ada Apa dengan Bia?

Ada Apa dengan Bia?

“Dia marah banget, Mba. Sampai nangis. Trus aku langsung ditampar.” “Ya pantes, si, kalau dia marah. Orang kamu udah nyium dia. Kalau Mba jadi Bia mah nggak cuma nampar kamu, udah Mba hajar kamu habis-habisan,” ucapnya dengan sedikit menggeletukkan gigi. Membuatku ngeri, membayangkan jika itu benar-benar Mba Huma. “Kamu harus cepet-cepet minta maaf sama Bia, Qi. Sebelum terlambat.” “Maksud, Mba? Mendadak keningku berkerut mendengar ucapan Mba Huma. Aku sama sekali tak memahami apa maksud perkataannya.
106.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185 kali sebagai biarlah orang berkata apa
Baca
+Pustaka
Menantu Paling Oke

Menantu Paling Oke

Pagi, tolong ya Wisnu kalau di kantor jangan memanggilku kak. "Oh iya, maafkan saya, Pak Bari." "Makanya jadi orang itu, harus selalu upgrade. Jangan seperti kecoa di kamar mandi, atau seperti katak dalam tempurung. Biasakanlah berpikir dan fokus, di semua tempat, segala situasi dan kondisi, paham?" "Paham, Kak eh pak." "Tuh kan, baru juga dibilangi, lagian ini juga masih pagi. Apakah sarapannya tadi kurang?" sarkas si Bari.
1042.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 842 kali sebagai biarlah orang berkata apa
Baca
+Pustaka
Misteri Cinta di Lokasi KKN

Misteri Cinta di Lokasi KKN

kata Bik Yati "Jangan ngomong macam itu, ucapan adalah do'a, Jodoh memang harus dipilih, masak mau jadi mitra seumur hidup kok sama orang sembarangan. Lebih baik dak nikah, dari pada nikah sama orang yang dak tepat. Bisa sengsara seumur hidup kita."
1013.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 448 kali sebagai biarlah orang berkata apa
Baca
+Pustaka
Fall In Love

Fall In Love

Gunakanlah kata-kata yang baik dan bijak yah. Karena ucapan kita pada orang lain, juga akan berbalik kepada kita sendiri nantinya. Feel free untuk bertanya. Akan penulis sempatkan untuk menjawab nanti.. Mungkin hanya itu saja yang ingin penulis sampaikan saat ini. Semoga hari kalian menyenangkan :) Doakan juga agar penulis selalu semangat dalam melanjutkan cerita inj. Terimakasih semua :)
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 259 kali sebagai biarlah orang berkata apa
Baca
+Pustaka
Aku Baby Blues karena Kakakku

Aku Baby Blues karena Kakakku

Enggak mas" "Lah makanya, jangan dengarkan kata kata orang, biarkan saja orang berkata apa yang merasakan dan menjalankan hidup kita ya kita, apa kalau terjadi apa apa sama bayi kita orang itu akan bertanggung jawab? " "Enggak mas" "Terus waktu adek lahiran, apakah mereka ada kasih uang untuk adek? " "Enggak mas"
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai biarlah orang berkata apa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status