Menantu yang Sengaja Dibuang
"Enggak ah, Bi. Mutia takut jika nanti ada orang asing tiba-tiba masuk."
"Gak mungkin, Neng. Gak bakal ada yang masuk, bibi selalu kunci rumah ini. Hanya saja sering tuh gerbang terbuka saat bibi pulang, kadang ada kipas yang ketinggalan, ada juga aksesoris gitu, Neng. Pas bibi cek, gak ada apa-apa yang hilang, bahkan pintu ini masih terkunci rapat."
Aku mengangguk paham, kenapa dugaanku jadi seakan makin mengarah pada suatu kebenaran, ya.
Hot Chapters