MADU UNTUK IBU, RACUN UNTUK ISTRI
Bumi sudah mulai bisa tertawa saat melihat domba-domba di padang rumput seberang jalan.
Kinan duduk di meja makan, membuka ponsel baru pemberian Aditya. Ia hanya ingin memeriksa berita di Jakarta. Namun, saat ia membuka aplikasi email yang sudah ia sinkronkan dengan akun "daruratnya", ada sebuah pesan masuk yang dikirim tepat satu jam yang lalu.
Subjek: Menu Sarapan Besok.
Isi email itu hanya sebuah foto. Foto Kinan, Bapak, dan Bumi yang sedang masuk ke rumah baru mereka di Wellington. Diambil dari jarak yang sangat dekat—mungkin dari balik pohon di seberang jalan.