Pelayan Ibu Tiri dan Dua Putri Cantiknya
"Mama ingin kamu memperbagus tubuhmu lagi."
"Tapi aku belum pernah gym, Bu. Nggak mengerti cara pakai alat-alatnya," kataku jujur sambil memandang deretan treadmill, barbell, dan mesin angkat beban yang tampak rumit.
"Tenang saja, nanti akan ada trainer profesional yang mengajarimu. Dia yang akan jaga tempat ini sehari-hari, kamu tinggal kontrol saja. Lagipula, ini penting, Aris." Nikita mendekat, menatapku dengan tatapan yang sangat politis. "Orang-orang kampung itu mulai berisik. Mereka tanya, kok badan kamu bisa bagus begitu? Apa sering olahraga? Mama nggak mungkin bilang kalau badan kamu terbentuk karena jadi kuli pelabuhan dan angkut barang berat, kan? Itu bikin Mama malu."