Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Aku Bukan Boneka

Aku Bukan Boneka

Sekalipun Justin benar-benar berselingkuh, putriku tetap akan menjadi harta yang paling berharga untukku. Justin, yang akan segera menjadi seorang ayah, sepertinya bisa membaca pikiranku. Dia tiba-tiba mengangkat tangannya dan bersumpah, "Sayang, aku pasti nggak akan selingkuh! Aku juga nggak akan pernah lari dengan wanita lain!" Aku tertawa, memeluk lengannya dan berjalan pergi. "Sayang, aku ingin makan kue kecil."
7.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 269 kali sebagai boku no pico ice cream
Baca
+Pustaka
Damai dalam Poligami

Damai dalam Poligami

kata Syamil sambil menunjukkan sebuah pot mini di tangannya. Aku mengamati dengan takjub sebuah replica miniature ekosistem yang diaplikasikan dalam sebuah es krim. Pembuatnya jelas orang yang cerdas. Con es krim berwarna hitam berbentuk pot bunga yang diisi es krim berbagai rasa ditutup remah biscuit kecoklatan serupa tanah dengan serutan jeli seperti cacing juga tunas hijau dari permen. Pupuk hitam yang teronggok di satu bagian adalah remah oreo, suatu merk biskut kesukaan anak-anak. Sempurna.
1020.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 606 kali sebagai boku no pico ice cream
Baca
+Pustaka
Melukis

Melukis

Toko itu memiliki desain ruangan yang menggemaskan dengan berbagai bentuk es krim dan makanan lainnya untuk menghiasi ruangan, seperti tiang lampu yang menyerupai lollipop, meja yang menyerupai es krim mochi dan bentuk-bentuk lucu lainnya. Mereka menempati meja nomor delapan. Tian memesan es krim rasa vanilla dengan roti sebagai bawahnya, Raina memesan es krim rasa cokelat dengan banyak topping di atasnya, dan Aruma memesan es krim rasa vanilla dengan waffle sebagai bawahnya. "Kak Ian tau nggak pameran yang diadain bulan depan itu tanggal berapa? Soalnya kak Raina nggak ngasih tahu." Nada bicara Aruma menyindir Raina.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai boku no pico ice cream
Baca
+Pustaka
Dosa Terindah Bersama Sang Primadona

Dosa Terindah Bersama Sang Primadona

jawab Lucy. “Bukannya biasanya kau selalu suka rasa coklat untuk makanan manis? lagipula tadi kau juga kan tidak bilang mau rasa apa, hanya bilang mau ice cream,” protes Rookie. “Ya, itukan dulu. Lagipula sebelum membelikanku harusnya kau kan bertanya dulu.” Rookie memutar bola matanya. “Tapi aku sudah terlanjur membeli yang ini, dan tidak bisa ditukar juga.”
94.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai boku no pico ice cream
Baca
+Pustaka
Bukan Milkku

Bukan Milkku

Mengingatnya saja sudah membuatnya risih. Oh, dia melihat baso yang kelihatan enak. Sana menghampiri stand baso itu. "Baso Beranak merconnya satu pak!" Ucapnya semangat, karena ini adalah salah satu makanan top kesukaannya. "Satu Baso Beranak mercon, ya?" Tanya bapak penjualnya lagi untuk memastikan. "Iya! Saya tunggu di kursi ya pak!" "Iya!"
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai boku no pico ice cream
Baca
+Pustaka
Superhero, Inc. (Bahasa Indonesia)

Superhero, Inc. (Bahasa Indonesia)

Persis prosesi pembuatan butiran bakso urat. “Boleh saja!” Rock Ice langsung menerjang ke arah Mas Andre yang sedang mengolah bola api. Dengan satu sentuhan di perut six-pack Mas Andre, Rock Ice membekukan Mas Andre dengan cepat. Kini Mas Andre jadi patung es dengan pose seperti Naruto membuat rasengan. “Posenya seperti Goku membuat kamehameha,” komentar Budak Getah tidak setuju dengan apa yang aku pikirkan.
1012.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 492 kali sebagai boku no pico ice cream
Baca
+Pustaka
My Tsundere Tara

My Tsundere Tara

Toko dengan jendela besar, bercat biru dan papan penanda dengan bentuk ice cream. Krisna memelas. Menampilkan wajah paling menyedihkan, agar membuat Bam iba. "Kamu bukan anak kecil, Na..." ujarnya. Krisna memanyunkan bibir. "Memangnya yang makan es krim cuma anak kecil... Ayolah, Tar. Mau itu, ya." Bam kembali menghela napas kemudian mengangguk. "Ya sudah Ayo."
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai boku no pico ice cream
Baca
+Pustaka
Gadis Milik Tuan Mafia

Gadis Milik Tuan Mafia

jawaban gadis itu membuat Glen tersenyum, ternyata hal sekecil itu membuat Akiko begitu bahagia dan terkesan. "Apa makanan kesukaanmu?" tanya Glen lagi, sebenarnya dia hanya ingat kalau Akiko suka makan permen. "Lidahku mati rasa, jadi aku lebih suka makan ice cream agar bisa merasakan dinginnya," jawab Akiko. Tiba-tiba mobil berhenti, kemudian Glen keluar dari mobilnya sampai Akiko bingung bukan main. Beberapa menit kemudian, pria itu kembali sambil membawa es krim.
104.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai boku no pico ice cream
Baca
+Pustaka
Hasrat Tuan Muda: Dari Pelayan Jadi Istri Dadakan

Hasrat Tuan Muda: Dari Pelayan Jadi Istri Dadakan

tukas Nicholas sambil terengah-engah. Beruntung dia tidak jatuh, padahal kedua tangannya memegang dua cone ice cream strawberry. Sambil menyodorkan salah satunya, bocah itu berkata, “ini untukmu, Ava! Kau sangat suka ice cream ‘kan? Aku pilihkan rasa strawberry!” Wajah Ava berseri-seri saat meraih ice cream tersebut. “Terima kasih, Nick!” katanya. Dia lantas menjilat ice creamnya, lalu bertanya, “tapi dari mana kau membeli ice cream ini? Di sekolah kan tidak dijual.”
1059.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai boku no pico ice cream
Tampilkan Ulasan (25)
Baca
+Pustaka
Puji Lestari
ceritanya bagus kek sebelum" nyaaa. tapi dikurangi dong kak kesalah pahamnyaa. dan semoga Lucas tau kalau dia punya anak . dan minim up sehari 2 bab dong kak. 1 bab pendek banget kurang puas huhuhu. semoga lebih semangat lagi updatenya selalu nungguin setiap hari
hazel choi
awal-awal baca agak kesel sama karakter ariella yg gampang banget ditindas tanpa perlawanan yg berarti, tapi tetap lanjut baca dan jadi suka banget sama alur ceritanya. semoga semakin kesini semakin baguss ceritanya ya kak..semangat terusss kk..
Baca Semua Ulasan
Bilur Bulir Bertaut

Bilur Bulir Bertaut

“Kamu bisa melihat isi plastik?” “Aku bisa membaca bentuk.” jawabnya santai. "Bentuk mie lebih terlihat jelas daripada es krim." Mareeq menyandarkan tubuh ke kursi. "Karena aku lebih suka es krim daripada mie." Naomi lalu membuka kantong plastik. Ia mengeluarkan dua cup es krim. Satu matcha. Satu cokelat. Naomi hendak membuka yang matcha ketika tangan Mareeq terulur lebih dulu mengambil cup cokelat.
925 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai boku no pico ice cream
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status