Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dalam Pelukan Hangat Paman Suamiku

Dalam Pelukan Hangat Paman Suamiku

“Aku juga sadar aku salah. Mungkin ini hukumanku. Aku harus sabar…” Ia mengusap sudut matanya yang basah. Tiba-tiba sebuah bola plastik besar memantul ke arah mereka. Tata refleks menangkapnya sebelum mengenai Aura. Tak lama kemudian, seorang anak sekitar lima tahun berlari menghampiri. “Tante, bolaku…” katanya sambil mengulurkan tangan kecilnya. Aura tersenyum, mengambil bola itu dan menyerahkannya. “Ini bolamu?”
1030.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 979 kali sebagai bola kecil plastik
Baca
+Pustaka
Kicauan Burung Mengungkap Perselingkuhan Suamiku

Kicauan Burung Mengungkap Perselingkuhan Suamiku

balasku sambil bangkit. Aku beranjak ke dapur lalu mencuci tanganku dengan sabun kemudian mengambil sosis dari dalam lemari es dan hendak memotong-motongnya. Saat akan kubuang kulit sosis itu ke dalam tong sampah, aku terkejut karena mendapati sebuah plastik kecil yang mencurigakan. Diperhatikan lebih rinci, ternyata itu adalah pestisida pembunuh hama. Hah!
6.832.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 651 kali sebagai bola kecil plastik
Baca
+Pustaka
Tergoda Teman Papa

Tergoda Teman Papa

Sebungkus plastik kecil ditemukan, masih tersisa serbuk putih di dalamnya. “Diduga zat tambahan,” ucapnya. Yoshi mengangguk. “Cocokkan dengan hasil lab nanti.” Di dapur, tas Dino ditemukan. Di dalamnya terdapat beberapa paket kecil serupa, dan tersimpan rapi. “Lengkap,” gumam Yoshi. “Transaksi, penggunaan, dan distribusi.” Grace terduduk lemas di sudut ruangan, tubuhnya masih gemetar. Seorang personel perempuan mendekat, berbicara lebih lembut.
1034.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 954 kali sebagai bola kecil plastik
Baca
+Pustaka
Tunangan Kontrak Sang CEO

Tunangan Kontrak Sang CEO

“Kalau dia melakukan, dia akan keluar.” “Dan kau?” tanya Arga. “Aku tetap duduk. Di rapat berikutnya,” jawab Adela. Menjelang tengah malam, seorang cleaner membawa kantong sampah dari balkon—prosedur biasa. Di antara kertas bekas, Karina menemukan plastik kecil bening: lens hood mini dengan cap jari rapi. Barang kecil, jejak besar.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai bola kecil plastik
Baca
+Pustaka
Dokter Tampan Pemikat Wanita

Dokter Tampan Pemikat Wanita

"Apaan?" "Di tempat kita namanya pentol, Pak. Tapi ini lebih kenyal." Nanda mengeluarkan salah satu bungkusan plastik bening berisi bola-bola putih kelabu yang diselimuti saus kasar kecokelatan, lalu menyobek ujung plastik dengan gigitan. "Cobain?" "Enggak higienis. Enggak apa-apa makan dari plastik?" "Cobain deh, Pak!" Nanda terus menyodorkan ujung robekan ke depan bibirku.
1015.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 458 kali sebagai bola kecil plastik
Baca
+Pustaka
Pria yang Kucumbu Malam Itu Ternyata Bosku

Pria yang Kucumbu Malam Itu Ternyata Bosku

Ia belum lupa, plastik itu berisi postinur yang ia duga miliknya yang hilang dulu. "Isi apa maksud Anda?" Pura-pura tak paham Selena balas bertanya. "Isi plastik ini! Ohh, kamu mengambilnya kan?" "Tidak, saya malah tidak pernah melihat plastik itu." Aditya melemparkan plastik kosong di tangannya sembarang, kemudian mendekati Selena menariknya ke arah sofa. Tangannya mencengkeram kuat kedua bahunya, kedua netranya terpaku di wajah Selena.
9.916.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 520 kali sebagai bola kecil plastik
Baca
+Pustaka
Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

kata Trenggi sambil mengeluarkan dua bola perak kecil dari sakunya dan langsung menyerahkannya pada Wira. Ukuran bola perak itu tidak besar, diameternya hanya sekitar dua sentimeter saja. Namun, bau mesiunya sangat pekat. Orang lain mungkin tidak tahu benda apa itu, tetapi Wira langsung mengenali benda itu. Kelihatan jelas, itu adalah bola asap.
96.1M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 153.7K kali sebagai bola kecil plastik
Tampilkan Ulasan (2659)
Baca
+Pustaka
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Dillah_whj
izin promosi ya kk ... ayo kk/mas jangan lupa mampir kecerita saya judulnya: Diary Dira kisah tentang seorang pramugari yang berusaha sembuh dari luka akibat penghianatan kekasihnya yang ternyata sudah melangsungkan pertunangan dengan wanita lain. Ada juga pak tentara tampan yang akan nyembuhin
Baca Semua Ulasan
Dijual Pamanku, Dibeli Hot Daddy

Dijual Pamanku, Dibeli Hot Daddy

Terlihat ada kaleng kosong yang berdiri di atas kepala dan juga di kedua telapak tangannya. "Ayo lempar lagi. Aku sudah berhasil menjatuhkan satu, sekarang giliranmu." Rico memberikan sebuah bola yang terbuat dari gumpalan plastik kresek yang di ikat oleh karet gelang. Sehingga membuat plastik kresek itu sudah seperti sebuah bola kecil. "Hikss... Hiksss... Jangan. Aku takut," Lirih gadis itu tanpa berani bergerak. Matanya terlihat membiru, sudut bibir mungilnya juga terlihat ada noda darah, mungkin karena terkena bola yang di lemparkan para anak laki-laki itu untuk menjatuhkan kaleng yang ada di kepalanya.
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai bola kecil plastik
Baca
+Pustaka
Istri Bayaran Sang Opa Menawan

Istri Bayaran Sang Opa Menawan

Itu kuketahui dari plastik putih yang transparan itu. “Ini Nyonya.” El menyodorkan kantong plastik itu padaku. Kulihat merek dan ukurannya. Lalu aku berkata, “Kok beli yang ini sih? Salah ini. Aku gak pakai merek ini.” “Lalu merek apa, Nyonya?” El bertanya. Aku pun menyebutkan merek yang biasa kupakai. Mereka berdua kembali ke dalam minimarket itu.
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai bola kecil plastik
Baca
+Pustaka
JERAT CINTA RENTENIR MUDA

JERAT CINTA RENTENIR MUDA

Tak butuh waktu lama, kamar itu kembali rapi. Salah satu laci nakas sedikit terbuka. Ayu pun mendorong untuk merapikannya. Namun, gerakannya terhenti karena melihat kantong plastik klip transparan berisi banyak butiran kecil mirip obat berwarna kuning. Plastik itu tanpa label nama atau keterangan apa pun. Ayu mengambilnya dengan dada berdebar. “Ini … apa?” gumamnya pelan.
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai bola kecil plastik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status