Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
YOU

YOU

“Lo kok diem aja? Kenapa ngeliatin kepala gue terus? Ada yang aneh ya sama gue?” “Eh.. engga kok. Gue cuma kaget aja lo punya topi itu.” “Oh topi ini.” Tunjuk Fazam pada topi yang ia kenakan. “Lo mau?” “Mau. Gue mau beli topi itu tapi kehabisan mulu huhu.” “Ya ampun kasian banget anak kecil mau beli topi tapi habis mulu hahaha.” Laki-laki itu meledek Aluna, Aluna pun mengembungkan pipi nya karena merasa sebal.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as boasting
Read
+Library
Obsesi

Obsesi

Winter mengangguk membenarkan "Benar. Nightmare Whisper memang menanyakan pendapat kita mengenai Latar belakang instansi, tapi bukan berarti mereka tidak akan menambahkan detail yang sama sekali tidak ada seperti penggunaan santet." Kaizen bergumam sendiri
104.6K viewsOngoingAdded to Library 114 Times as boasting
Read
+Library
Bos, Kamu Terlalu Panas

Bos, Kamu Terlalu Panas

Gea tidak rela melihat Ariana dipuji-puji. “Nona Ariana? Perusahaan NEW sudah bangkrut, untuk apa menunjukkan penampilanmu di depan semua orang? Apa karena kamu tidak punya uang jadi kamu sengaja menggunakan kecantikanmu untuk menarik dan menggoda pria?”
1014.4K viewsCompletedAdded to Library 459 Times as boasting
Read
+Library
Pembohong yang Sempurna

Pembohong yang Sempurna

Tidak ada yang mendukungnya, tidak ada yang memedulikan saat ia terjatuh bahkan anggota keluarganya pun tidak. “Sepertinya kamu terlalu ikut campur urusan orang lain. Kamu tidak tahu tahu bagaimana aku berjuang untuk mendapatkan beasiswa itu. Kata-kata kamu barusan itu terlalu kejam. Terlalu menuduh seolah-olah aku berfoya-foya dengan uang beasiswa. Aku memang orang kampung, tapi aku tahu bagaimana harus menempatkan diri.” “Tidak perlu sensitif dong. Dunia ini memang kejam anggap saja aku kasih kamu pelatihan untuk bisa menjadi orang yang tebal telinga.”
1010.2K viewsCompletedAdded to Library 409 Times as boasting
Read
+Library
BOSSY

BOSSY

Deon terlihat berbeda ketika di depan umum, ia sangat bekarisma dan tegas. "Kenapa? Lo kaget gue kayak gini?" Deon tertawa. "Selain jelek, lo bego juga ya. Ckck, seharusnya lo bangga bisa lihat sikap asli gue." "Bangga?" Ava menggelengkan kepala. "Sa-saya tidak merasa bangga, Tuan." Ekspresi jahil Deon langsung berubah ke dalam mode tegas. "Sekarang joged!"
107.1K viewsOn holdAdded to Library 270 Times as boasting
Read
+Library
Euforia

Euforia

Jangankan satpam, seluruh warga sekolah Bina Nusantara sudah mengenal betul tentang Nindi. Bukan, Nindi bukan seorang troublemaker, hanya saja ia mempunyai karakter yang hyper active hingga membuat ia selalu menjadi sorotan warga sekolah. "Cepetan atuh, neng. Udah telat 10 menit ini." gerutu pak Anton seraya berkacak pinggang menatap sosok Nindi yang mulai mendekat. ⭐⭐⭐ "NINDIIIII!"
1.9K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as boasting
Read
+Library
BANGKIT

BANGKIT

omelnya. Bisma mencari hadiah untuk Aini sesuai perintah Arga, ia datang ke toko kado dimana ia bisa memilih hadiah yang akan diberikan. Pilihan Bisma jatuh pada boneka Boba yang cukup besar berwarna coklat, tidak tahu mengapa ia tertarik dengan boneka itu. "Mbak tolong boneka yang ini satu," pintanya pada penjaga toko. Setelah mendapatkan hadiah untuk Aini ia bergegas kembali ke kantor, dan nantinya ia akan bertanya pada sang Papa dimana mereka akan merayakan ulang tahun Aini.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as boasting
Read
+Library
EGO

EGO

balas Fikri bergidik. "Lo itu sering ke Bali karena mau main booking cewek aja kan!? Munafik lo, giliran depan gue aja pake acara ngajak solat, sok nyelametin dari orang jahat, sok mau nemenin gue!" Luapan emosi Elzora semakin menjadi-jadi. "Ssst... Lo salah paham Zo, mulut si Bimo emang suka asal-asalan, tapi aslinya dia baik kok!"
4.0K viewsOngoingAdded to Library 155 Times as boasting
Read
+Library
Greedy

Greedy

Ia memutar bola matanya dengan cepat. "Ah ayolah kak, lihat kamu! kamu terlihat lebih cantik." "Kita kan cewek jadi, semua cewek itu cantik engga ada yang ganteng," Naina dan Joy terkekeh. Ya, begitulah wanita. Jika dipuji mereka akan melemparkan pujiannya kepada orang lain, terus menerus seperti itu. "Oh, iya. Aku mau telepon kakakmu dulu ya."
105.2K viewsCompletedAdded to Library 188 Times as boasting
Read
+Library
Choice

Choice

Mereka terbahak. “Lagian nyumbang kondangan gede banget.” “Ini temen deket.” “Halah pret temen deket. Tiap kondangan di mana pun juga nyumbangnya gede.” “Daripada kamu, nyumbang kondangan salah masukin amplop. Amplop isi struk belanja disumbangin.”
101.8K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as boasting
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status