Cintamu Bohong, Ya?
Aku mengabaikan tatapannya, lalu berkata dengan datar, "Nggak usah. Aku nggak mau minum alkohol, cukup jus saja."
Raka langsung mengerutkan kening, dia berkata, "Kirana, kamu bukan nggak bisa minum, kenapa menolak?"
"Sebelumnya kamu bahkan …."
Raka mungkin teringat bahwa dulu aku rela minum dan bernyanyi dengan para investor demi membantunya mendapatkan dana. Pada akhirnya, dia tidak melanjutkan kalimatnya.
Maya berpura-pura tidak mendengar, dia meletakkan gelas anggur tepat di depanku dan memaksaku untuk minum. Seolah jika aku tidak minum, berarti aku membencinya.
Hot Chapters