TERPAKSA JADI PENGANTIN PENGGANTI IBUKU
“Bukan gitu. Sha hanya berempati pada derita fakir miskin di luar sana. Dari berita politik yang Sha tonton barusan, banyak negeri yang dilanda kemiskinan. Persoalan ekonomi yang sistemik, membuat masyarakat sukar menjangkau kebutuhannya. Hubby, gimana pun, Sha pernah mengalami sulitnya makan tiga kali sehari. Sha kadang tak tega menyantap makanan mahal.”
“Sayangku .... Kamu udah banyak berkorban.” Gavin nyaris menitikkan air mata.
“Aku menginginkan tenderloin itu.” Suara lembut halus Prisha setengah merengek seperti akan menangis. “Tapi aku merasa bersalah ketika menginginkan sesuatu yang sulit dijangkau orang biasa.”
Gavin terharu, lalu memeluk istrinya.
“Zuhud hakiki itu bukan berarti mel