Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bukan Indahnya Berbagi

Bukan Indahnya Berbagi

desis Ibu Fani. "Ada apa ya, Bu?" tanya Pak Ustadz karena Guru BK tidak menjelaskan latar belakang pertanyaannya. "Ada urusan penting di sekolah, Pak. Terimakasih atas waktunya, mohon maaf sudah mengganggu," ucap Guru BK. "Nggak apa-apa, mungkin pihak sekolah bisa menyampaikan ini kepada yang bersangkutan, Bu. Biar anaknya ada kejelasan, masih mau mengaji atau tidak," ujar Pak Ustadz.
1016.0K viewsCompletedAdded to Library 591 Times as buket buat pak guru
Read
+Library
MAAF, ANAK IBU CUMA GURU SD!

MAAF, ANAK IBU CUMA GURU SD!

Dia pun meletakkan masing-masing satu buah kotak di depanku dan Imelda. “Wah makasih banyak, Pak Huda. Lagi ada acara?” Aku melirik kotak berisi brownies itu. “Iya dikit-dikit. Alhamdulilah lagi ketiban duren runtuh. Honor artikel bulan ini cukup banyak.” Pak Huda tersenyum malu-malu. Pada saat bersamaan terdengar ucapan serupa dari beberapa meja guru yang lainnya. Mereka pun mengucapkan terima kasih.
10117.2K viewsCompletedAdded to Library 4.3K Times as buket buat pak guru
Read
+Library
My Daughter's Teacher

My Daughter's Teacher

“Tapi ini mudah, Oma. Bu guru cuma minta aku buat bikin batik celup sama pohon keluarga.” “Kalau pohon keluarga Oma masih bisa tapi kalau batik celup Oma nggak bisa,” ucap Monica. “Kalau gitu bantu aku buat PR yang ini aja, Oma.” Ucap Shagun seraya menyodorkan satu buku pada Monica. Monica membawa buku yang ditunjukkan oleh cucunya itu dengan seksama, namun sekali lagi ia tak mengerti dengan pelajaran yang sudah diajarkan oleh guru cucunya ini.
1023.9K viewsCompletedAdded to Library 789 Times as buket buat pak guru
Read
+Library
Petualangan Tujuh Hari

Petualangan Tujuh Hari

Raffa pertama memberi cerita. “Oke, kalo menurut kamu, gimana? Apa ceritanya sesuai sama yang teman kamu katakan?” Bu Anne kembali bertanya dengan lembut. Memang jarang ada guru BK dengan sikap yang lemah lembut sepertinya. Semua siswa di SMA Alamanda seharusnya bersyukur karena mendapatkan guru BK sebaik dan seramah ini dengan penampilan yang sangat sopan. Dengan jilbab panjangnya guru muda itu kembali melontarkan perkataannya.
22.6K viewsOngoingAdded to Library 98 Times as buket buat pak guru
Read
+Library
Damai Dalam Poligami Sesion 2

Damai Dalam Poligami Sesion 2

“Bu Guru melamunkan apa?” “Bu Ratri.” Bu Ratri adalah petugas K3 sekaligus ibu dapur di sekolah. Beliau sudah berusia hampir lima puluh tahun tapi masih energik dan cekatan. Sambil duduk di hadapan Zubaidah, senyumnya merekah dan mulai menawarkan dagangan sampingannya yang selalu penuh di tas cangklong di pundaknya. Wanita itu adalah salah satu yang tak peduli dengan drama antara guru yang kerap saling bertarung untuk menjadi yang terunggul.
102.4K viewsCompletedAdded to Library 47 Times as buket buat pak guru
Read
+Library
Rindu yang Lupa

Rindu yang Lupa

“Ibu bekerja di pasar, tidak mungkin Ibu menggendong Lala, sebab punggungnya sudah ditindih beban-beban orang,” “Ibumu kerja apa?” “Kuli gendong.” Guru itu bungkam. Ya guru yang boleh kau panggil Bu Iza itu diam beribu bahasa. Bel pulang melengking nyaring. Pelajaran ditutup. Ketua kelas memimpin doa perpisahan. ***
105.1K viewsOn holdAdded to Library 187 Times as buket buat pak guru
Read
+Library
Madu Di Kamar Tamu

Madu Di Kamar Tamu

terang Bu Guru. "Bu Guru, Mita ingin jadi bunga." "Tika juga mau jadi bunga Bu Guru." "Bu Guru, Ijon mau jadi ulat ya." "Ih, geli," sahut siswi. "Kenapa, ulat kan lucu. Nanti jadi kupu-kupu yang cantik," sahut Ijon. "Bu Guru, kami tidak mau kawan sama Ijon." "Sudah, tenang anak-anak. Jangan ribut. Tidak apa-apa jika kawan kalian ingin menjadi ulat. Di kebun juga ada ulat."
2.3K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as buket buat pak guru
Read
+Library
Hati Seorang Perempuan (Indonesia)

Hati Seorang Perempuan (Indonesia)

beneran minta di tampol bacotnya ini anak kecil! "Eh dengar ya Kamu tepung Cakra Kembar. Saya ini guru di Bina Bangsa Jaya. Saya tadi ada ditengah-tengah arena pertempuran, demi untuk menyelamatkan anak didik Saya yang kalian keroyok tadi. Faham?!!" Senja memelototkan mata indahnya pada Cakra. " Nggak yakin Gue kalo Lo ini gurunya si kadal buntung ini. Coba Gue lihat wajah Lo yang ngaku-ngaku jadi guru."
1057.0K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as buket buat pak guru
Read
+Library
HADIAH MUKENA DARI IBU

HADIAH MUKENA DARI IBU

Tak kusangka, bu guru menungguku di samping kantor. “Dinis, jangan dipikirkan apa yang Dinda bilang tadi ya? Kamu anak pintar dan jujur. Bu guru doakan semoga kamu kelak bisa sukses. Belajar yang rajin ya, Dinis,” ucap bu guru. Aku mengangguk dan mencium tangan bu guru, lalu pulang dan bersiap menyambut mukena baru dari pasar yang dibelikan Bude Darmi. Flashback selesai!
1019.1K viewsOngoingAdded to Library 458 Times as buket buat pak guru
Read
+Library
Bu Guru, Ada Salam Dari Papa!

Bu Guru, Ada Salam Dari Papa!

Mataku membulat ketika tangan kecil Gio memberikan setangkai bunga mawar merah. Apalagi yang diperbuat Dewa kali ini? Sungguh aku mulai tidak nyaman menerimanya. Orang itu kebangetan, dia memperalat Gio untuk mendekatiku? Dasar gak gentleman. "Ini bunga mawar buat Bu Guru. Kata Papah kasih ke Ibu," jawab Gio polos. Aku berjongkok, kembali mensejajarkan diri dengan Gio. "Gio, apa pesan Bu Guru udah Gio sampein ke Papah?" tanyaku lembut tanpa ada kesan menuduh anak itu.
1024.9K viewsCompletedAdded to Library 896 Times as buket buat pak guru
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status