Ini Uangku, Mas!
jawabku merasa mataku segar melihatnya.
Akan tetapi, Bulbul mengambil sesuatu lagi di tasnya sambil melangkah ke arah kamar, lagi-lagi ia tak sengaja menjatuhkan dua lembar lagi uang seratus ribu.
"Lumayan, buat beli nasi bungkus dan lipstik," ucap Ima seperti ingin mengambil uang itu.
Tidak bisa, aku juga ingin makan ayam bakar. Biaya ke dukun juga penting. Kalau uang itu berhasil diambil Ima, bisa tidak kebagian aku. Ima pasti gunakan buat beli lipstik dan cat kuku.