Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pak Ceo, Aku Ingin Anak

Pak Ceo, Aku Ingin Anak

tanya Darian, nadanya datar. ​"Membaca, Pak," jawab Amara, menunjukkan buku di tangannya. "Maaf kalau lancang masuk keruangan ini. Saya hanya bosan, dan ini adalah ruangan yang paling tenang. Saya mencoba menghindari stres." ​Darian berjalan ke rak, mencari sesuatu. "Bagus. Kendali atas pikiran adalah penting. Lakukan apa pun untuk menghindari stres. Jangan sampai kondisi emosimu memengaruhi prosesnya."
1015.7K viewsCompletedAdded to Library 471 Times as buku berdamai dengan diri sendiri
Read
+Library
Antara Luka dan Rasa

Antara Luka dan Rasa

Ia juga termasuk anak yang pandai bersosialisasi dan memiliki banyak teman. Namun, saat ia merasa hari yang dilalui tidak berjalan baik atau suasana hatinya sedang kacau seperti hari ini, Arbi selalu menyempatkan diri mampir di perpustakaan untuk membaca buku. Menurutnya membaca buku bisa membantu mood-nya membaik dan sejenak melupakan segala masalah yang ia rasakan. Ia juga merasa butuh waktu untuk sendirian. Setelah beberapa saat berkeliling di antara rak buku perpustakaan, akhirnya ia meraih salah satu buku yang menarik perhatiannya dan mencari tempat duduk untuk membaca.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as buku berdamai dengan diri sendiri
Read
+Library
Kelemahanku kekuatan untuk bertahan hidup

Kelemahanku kekuatan untuk bertahan hidup

Itulah gejala penyakit yang menimpanya. Perhatikan lagi hal lainnya. Ia selalu saja berbicara pada diri sendiri, “Apa yang harus kukatakan? Apa yang harus kulakukan?” Ia bertanya dan ia sendiri yang menjawab. Ia punya banyak waktu untuk berdialog dengan diri sendiri. Anda tahu mengapa? Karena ia menyukai dirinya lebih dari segalanya. Ia sangat mencintai dirinya sendiri. Anda lebih suka untuk berbicara dengan orang yang Anda kasihi, dan jika orang itu adalah Anda sendiri, maka Anda akan lebih suka berdialog dengan diri sendiri sepanjang hari! Dan orang ini berkata kepada dirinya sendiri, di Lukas 12:19, sampai pada tingkat seperti ini, “aku akan berkata kepada jiwaku” (ia sudah memutuskan apa
105.4K viewsCompletedAdded to Library 167 Times as buku berdamai dengan diri sendiri
Read
+Library
SELUMBARI

SELUMBARI

Aku mengikutinya dari belakang sambil tetap melihat dan membaca blurb buku. Aku tiba di rak buku self improvement, buku yang banyak dicari oleh generasi sekarang. Buku-buku self improvement sangat membantu kami untuk bertumbuh, baik melalui pikiran maupun perilaku. Ah, aku menemukan satu buku yang belum pernah aku baca. Aku mengambil buku itu, membaca judulnya perlahan sambil diresapi. Ini buku yang ingin sekali aku baca. “Tidak apa menjadi tidak baik-baik saja” judulnya. Aku mengembuskan napas, buku ini tidak akan pernah bisa aku beli. Aku tidak boleh tidak baik-baik saja, aku harus selalu baik-baik saja. Aku mengembuskan napas lagi, mengembalikan buku itu dengan lapang dada.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as buku berdamai dengan diri sendiri
Read
+Library
My Obsesive Sugar Daddy

My Obsesive Sugar Daddy

Happy Reading Alya dan Adam, dua individu yang sebelumnya mungkin dihadapkan pada konflik dan ketidaksetujuan, menemukan perjalanan unik mereka menuju ketenangan bersama. Awalnya, mereka mungkin berpikir bahwa ketenangan adalah hasil dari menghilangkan perasaan atau konflik, tetapi melalui perjalanan mereka, mereka menyadari bahwa sebenarnya itu lebih tentang cara mereka menanggapi dan menyelesaikannya.
1016.2K viewsCompletedAdded to Library 649 Times as buku berdamai dengan diri sendiri
Read
+Library
Sosok Perempuan yang Mengikutiku

Sosok Perempuan yang Mengikutiku

Bulu kudukku meremang, tapi aku tak menoleh. "Kita hidup masing-masing," bisikku pelan. Dan kali ini, untuk pertama kalinya, aku benar-benar merasa lega. Aku menyadari bahwa berdamai dengan rasa takut adalah satu-satunya cara agar aku bisa menjalani hari-hariku di sini dengan tenang. Tidak perlu melawan, tidak perlu menantang. Cukup dengan menerima, dan memberi ruang.
101.5K viewsCompletedAdded to Library 49 Times as buku berdamai dengan diri sendiri
Read
+Library
Sekeping Hati yang Bertahan

Sekeping Hati yang Bertahan

Namun, setiap kali Dimas pergi bekerja, perasaan cemas itu kembali menghantui Wulan. Pada suatu hari, Wulan memutuskan untuk pergi ke sebuah toko buku di pusat kota. Ia merasa butuh sesuatu yang bisa mengalihkan pikirannya dari semua kekhawatiran ini. Di toko buku itu, Wulan tanpa sengaja menemukan sebuah buku tentang hubungan pernikahan dan komunikasi yang sehat. Judulnya menarik perhatiannya, seolah-olah buku itu berbicara langsung padanya.
3.0K viewsOngoingAdded to Library 106 Times as buku berdamai dengan diri sendiri
Read
+Library
Kalau Cinta Jangan Gengsi

Kalau Cinta Jangan Gengsi

“Kamu bisa tidur di atas kalau mengantuk, aku masih ingin di sini.” “Nanti saja, aku mau menemanimu sebentar. Kamu masih punya buku lain? Barangkali dengan membaca buku aku lebih cepat tertidur.” Bulan mengulurkan sebuah buku yang belum dia sentuh sama sekali. Judulnya mampu menggetarkan tubuh Langit. Bagaimana tidak, buku dengan tema self action itu hampir saja dia beli. Namun sekarang Langit melihatnya. Dia seolah dejavu dengan apa yang terjadi.
3.8K viewsCompletedAdded to Library 151 Times as buku berdamai dengan diri sendiri
Read
+Library
Perangkap Dendam Tuan Miliarder

Perangkap Dendam Tuan Miliarder

Dia terlihat tenang—tipe yang tidak banyak bicara, tapi fokus. “Mulai.” Ruangan langsung hening. *** TABLE READ – ADEGAN TIGA Interior – Toko Buku – Siang Daniel (mengambil buku dari rak, membalik beberapa halaman) “Aku sedang mencari sesuatu… yang berbeda.” Mae (tanpa menatapnya) “Berbeda bagaimana?” Daniel “Sesuatu tentang pengembangan diri. Atau karakter.” (sejenak ragu)
1.1K viewsOngoingAdded to Library 30 Times as buku berdamai dengan diri sendiri
Read
+Library
Menikah Setelah Kuat Berdiri Sendiri

Menikah Setelah Kuat Berdiri Sendiri

Ia menatap bintang-bintang di langit sambil memikirkan banyak hal, mulai dari tugas kuliah, rutinitas di toko, hingga komentar teman-temannya tentang hubungan. Melihat teman-temannya yang bisa berbagi cerita dengan pasangan membuat Damira sesekali merenung. “Apa aku terlalu keras pada diriku sendiri?” pikirnya sejenak. Namun, ia segera menggelengkan kepala. Ia tahu, keputusan untuk fokus pada diri sendiri adalah langkah yang tepat. “Aku masih punya banyak hal yang ingin kucapai. Aku nggak bisa teralihkan sekarang,” katanya pada dirinya sendiri.
1.5K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as buku berdamai dengan diri sendiri
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status