Susahnya Jadi Mas Joko
“Alisnya, memang tidak terlalu tebal, tapi kedua ujung di tengahnya hampir menyatu.”
“Oke, oke, terus, terus??”
“Bulu matanya, ada dua belas helai,” kataku lagi, tapi yang ini memang bercanda.
“Dua belas helai?? Kok kamu tahu? Memangnya kamu hitung, apa?”
“Hehe, maaf, Lex, bercanda.”
“Ah, kamu! Orang lagi tegang juga dibecandain. Hidungnya, hidungnya bagaimana?”
Sikat na Kabanata