Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Me after him (Indonesia)

Me after him (Indonesia)

Jasmine mendongak, matanya otomatis mengarah pada pintu kaca di sana, dan lagi-lagi ia membatu. Pria dengan balutan jas formal berwarna hitam itu berjalan cepat, hingga sampai tepat di depan tubuh Jasmine yang diam. Bahkan dari jarak dua langkah ini Jasmine bisa merasakan musk yang beberapa hari lalu singgah di rongga hidupnya. Juan mengangkat tangan kanan, menyerahkan satu buket bunga-bunga kecil berwarna ungu. Jasmine memang tak tahu banyak nama-nama bunga, namun ia tahu bunga ini. Lilac.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai bunga lilac
Baca
+Pustaka
Gadis Tahanan Ceo

Gadis Tahanan Ceo

"Yang boleh Mama lakukan itu seperti halnya menyiram bunga, duduk di taman di temani segelas teh hijau." Sesampainya langkah mereka di taman, Nyonya Abella menduduki kursi panjang yang ada di taman sebelah rumah. Kemudian diikuti Armand di sebelah Nyonya Abella. Mata yang di suguhkan dengan warna warni bunga. Harum semerbak yang di hasil bunga lili. Bunga yang berasal dari yang beriklim sedang yaitu bagian utara Eropa, Amerika Utara dan jepang, serta merupakan tanaman herba berumbi lapis, memiliki tinggi 0,5 sampai 1,3 sentimeter. Tidak hanya itu, bunga lili memiliki ciri berkelopak corong lancip saat belum mekar dan memiliki kelopak yang di dominasi oleh warna putih. Itu yang membuat Nyonya
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai bunga lilac
Baca
+Pustaka
Fantarna

Fantarna

Dan aku terpana melihat Jimat Kristal ini, itulah nama yang aku dengar. “Kita harus membawa kristal ini ke tempat yang aman!” kata Morlaceous. “Benar,” sahutku seraya memetik bunga disampingku dalam semak. Aku tidak tahu bunga itu adalah popwast. Bunga yang jika kau petik akan menyemburkan debu yang pekat seperti tinta ungu yang membuat mukamu ungu total. Padahal hari sedang sangat bahagia. “Haha…” Morlaceous terawa. “Seharusnya kau tahu bunga itu, Lilac. Oh, iya aku pergi dulu. Wawaghhh…”
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai bunga lilac
Baca
+Pustaka
Terjebak Dalam Novel

Terjebak Dalam Novel

"Gue nggak segeer itu." Mereka tertawa satu sama lain suasana menjadi lebih ringan. Lilian lalu berjalan, mengambil buket bunga dari pendingin memperhatikan rangkaiannya sekali lagi. memastikan buket yang dia berikan kepada bara tidak kekurangan sedikitpun. "Dia suka bunga lily," ucap Bara sembari menatap buket yang sedang ada pada genggaman Lilian. Lilian tersenyum tipis lalu menyerahkan buket itu kepadanya. "Nih, Semoga pacar lo suka."
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai bunga lilac
Baca
+Pustaka
Rahasia Nara

Rahasia Nara

Paragraf 09 “Maaf, ya! Tapi bunga ini sudah dipesan oleh orang lain. Bagaimana kalau pilih jenis lain saja. Yang jumlahnya sesuai dengan permintaan.” pinta Lila sambil melindungi 10 kuntum bunga mawar merah yang sudah dibungkus satu per satu dan siap untuk dikirim.
953 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai bunga lilac
Baca
+Pustaka
200 Hari Jadi Pacar Pura-pura Pewaris Tampan

200 Hari Jadi Pacar Pura-pura Pewaris Tampan

Meskipun Aji juga sama sukanya merawat tumbuhan seperti ibu. Di sebelah rumah, pohon akasia jenis Mangium tumbuh menjulang tinggi. Di sebelahnya, beberapa bunga Bakung warna putih—atau didalam bahasa Inggris disebut bunga Lilly—juga tampak mempercantik rumah, mengingatkan Lia pada namanya sendiri; Akasia Liliana.
104.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 161 kali sebagai bunga lilac
Baca
+Pustaka
Pesugihan Kandang Bubrah

Pesugihan Kandang Bubrah

"Padahal waktu itu air belum disiramkan ke tubuhnya. Tidak mungkin ada bunga di situ sebelumnya." Lila memandang jenazah Amira yang di pikul di depan rombongan, pikirannya berputar. Bunga kantil dikenal sebagai bunga mistis yang sering diasosiasikan dengan kehadiran makhluk halus. Apalagi bunga itu kuncup, seperti menyimpan sesuatu yang belum terungkap. "Kau yakin?" tanya Lila pelan, suaranya bergetar.
103.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai bunga lilac
Baca
+Pustaka
Bunga Biru

Bunga Biru

Ketika ia sampai di depan toko, Alira sudah ada di sana. Alira sedang menyusun beberapa ember bunga di depan, bunga-bunga yang baru datang dari bukit dan dari kebun belakang rumah seorang langganan lama. Ada lili putih, anyelir pucat, chamomile kecil, dan beberapa tangkai lavender yang masih membawa aroma segar. Alira menoleh ketika mendengar langkah Evelune. “Kau tidak tidur, ya?” tanyanya pelan.
10511 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai bunga lilac
Baca
+Pustaka
Suami untuk Sang Putri

Suami untuk Sang Putri

Mereka saat ini tengah menikmati hari yang cerah di tengah-tengah gurun bunga lili laba-laba merah milik Qing Yuan yang ditanam di tengah Hutan Seribu Malam. "Ah Yuan, kamu ini takut ulat, tapi mengapa kamu malah menanam ribuan batang pohon bunga lili laba-laba merah di tempat ini?" tanya Yang Lin sambil berkacak pinggang. "Apakah semua ini kamu persiapkan untuk seorang gadis?'
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185 kali sebagai bunga lilac
Baca
+Pustaka
ANASTASIA: Terjebak Sebagai Tawanan Kaisar

ANASTASIA: Terjebak Sebagai Tawanan Kaisar

Anastasia menutup matanya sejenak, menikmati kehangatan di kulitnya. Taman istana bahkan lebih indah dari yang terlihat dari jendela. Ada bunga-bunga dari berbagai jenis—mawar merah dan putih, lily emas, lavender ungu, dan bunga-bunga eksotis yang tidak pernah Anastasia lihat sebelumnya. Pohon-pohon besar memberikan keteduhan yang nyaman. Burung-burung berkicau di dahan. Air mancur di tengah taman mengeluarkan suara gemericik yang menenangkan.
8.85.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai bunga lilac
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status