BUNGA KEDUA
Bunga langsung menyalami seorang laki-laki dengan perawakan tinggi dan besar itu, pria tampan dengan menggunakan jas berwarna hitam dan kacamata itu adalah laki-laki yang selama ini menjadi panutan untuk Bunga.
“Masuk dulu kak, Bunga buatkan teh hangat untuk Kakak,” ujar Bunga mempersilahkan Kakaknya untuk masuk.
Nathan pun duduk di kursi dan menunggu Bunga membawakan minuman untuknya.
Setelah kurang lebih lima menit, Bunga pun datang dengan membawa nampan dan secangkir teh hangat untuk Nathan.
“Baiklah Bunga, tujuan Kakak kemari, ada sesuatu yang ingin Kakak tanyakan kepada kamu,” ujar Nathan.
Hot Chapters