Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Semua Perempuan Itu Mengejarku

Semua Perempuan Itu Mengejarku

Ada iKON pangeran Diponegoro sedang menaiki kuda dengan gagah, di belakangnya ada Sang Garuda Wisnu Kencana sedang mengenakan sayap. Gerbang tinggi, petugas keamanan berdiri sigap, deretan pepohonan tertata rapi, dan rumah-rumah yang terlalu besar untuk dihuni satu keluarga. Rumah Johan berada di ujung, luas seperti kompleks kecil. Halamannya saja rasanya bisa untuk upacara sekolah. “Masuk,” ujar Johan,” sedang tidak ada siapa-siapa. Istri dan anak berlibur ke rumah masa kecil, di Jepara, Jawa Tengah. Yah, saya bagai angka 1 lagi. Sendiri. “
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 213 kali sebagai burung johan
Baca
+Pustaka
PERSELINGKUHAN SUAMI DAN ADIK KANDUNGKU

PERSELINGKUHAN SUAMI DAN ADIK KANDUNGKU

seru Dita sambil menjejalkan bubur ayam ke mulut Johan, sementara itu Rama mendekat dan memencet hidung Johan sehingga mau tidak mau Johan harus menelan bubur dengan saus kacang itu agar bisa bernapas. Johan dengan mulut megap-megap menelan sebagian besar bubur ayam buatan Dita. Dan beberapa saat kemudian, Johan tampak sesak napas dengan wajah yang membiru. "Heeeggghhh! Heegghhh! Heegghh!" suara Johan terdengar berat dan sangat kesakitan. Tangannya berusaha bergerak ke arah tenggorokan nya tapi sayangnya hanya jari-jarinya saja yang terlihat meremas sprei.
1018.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 478 kali sebagai burung johan
Baca
+Pustaka
The Blue Eyes

The Blue Eyes

Dengan hati-hati dia menyibak rimbunan itu menggunakan tongkat yang sejak tadi dia genggam. "Sini, biar kutebas dulu," tukas Johan yang langsung maju dengan mengacungkan parang. Pria bertubuh tinggi itu membabat rimbunan dengan cepat. Seolah-olah tidak takut dengan hewan melata yang mungkin sedang bersembunyi di situ.
95.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai burung johan
Baca
+Pustaka
Jodoh Dadakan Dirgantara

Jodoh Dadakan Dirgantara

jawab Dirgantara yang di angguki oleh istrinya. Dirgantara pun keluar dari mobil dan melihat kucing yang barusan ditabrak olehnya. Terlihat seekor anak kucing tengah terkapar tak berdaya dan bersimpah darah di bawah mobil. Segera Dirgantara mengambil dan menaruhnya pada kantong plastik kemudian membawanya. "Bagaimana, Mas?" Alina benar-benar nampak syok dengan kedua mata berkaca-kaca. Dirgantara dengan tenang, menyampaikan pada istrinya itu, kalau kucing sudah meninggal dan akan dia bawa untuk dikubur di tempat ibunya nanti. Alina mengangguk dan tersenyum. Mereka melanjutkan perjalanan lagi menuju kediaman orang tua Alina. Di sepanjang perjalanan, Alina terus melirik ke bangku belakang.
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai burung johan
Baca
+Pustaka
Pembalasan Dendam sang Menantu Tertindas

Pembalasan Dendam sang Menantu Tertindas

Owen menatap Johan dengan bingung, tidak mengerti kenapa Johan mencegahnya pergi. “Kakekku tiba-tiba muntah darah. Aku mohon kembalilah untuk menolongnya ...,” ucap Johan sambil mencengkeram lengan Owen. Sebelumnya, Johan selalu mengira Owen adalah dokter gadungan. Namun, setelah mengalami hal ini, dia sudah tersadar. Tidak peduli sebodoh apa pun dirinya, dia tahu bahwa eterampilan Owen pasti tidak kalah dari Yohanes.
8.84.7M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145.2K kali sebagai burung johan
Tampilkan Ulasan (1547)
Baca
+Pustaka
Raden Arya
saya do'akan penulis novel ini diberikan kesejahteraan dan kelancaran dalam hidupnya, juga kepada para pembaca setia. izin promosi ya kak... bagi yang suka novel dengan alur mafia dan balas dendam. yuk mampir ke novel Balas Dendam Putra Mafia Terkuat. terimakasih...
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Jodoh Pilihan Dewa

Jodoh Pilihan Dewa

Sontak pikirannya berkelana ke seluruh dunia menerjang badai, menggulung ombak, melewati gunung dan perbukitan yang terjal yang penuh bebatuan, menghalau badai tornado yang berputar sangat memusingkan, menabrak burung bangau yang hijrah ke benua antartika dan…. BOOM! Meletus dengan dahsyat bak nuklir yang jatuh di hiroshima dan nagasaki, di kala pikirannya belum menemukan tempat untuk berteduh, untuk meletakan segala kebingungannya. Li Xiao Le menarik tangan Timmy yang membekap mulutnya. "Kak Timmy, apa yang terjadi?" Timmy tersenyum manis, dan menjawab dengan nada lembut membuat bulu kuduk Li Xiao Le merinding. "Melakukan apa yang seharusnya dilakukan."
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai burung johan
Baca
+Pustaka
Malam Pertama dengan Kakak Suamiku

Malam Pertama dengan Kakak Suamiku

Hanya melirik otot tangan dan bahu bidang lelaki itu, jantung Azalea bergemuruh. Bima melangkah mendahului Azalea dan berhenti tepat di depannya. "Sejak kapan Johan mengizinkan burung kenarinya lepas kandang?" sindirnya. Azalea melotot. "Burung Kenari? Maksudnya aku?" "Kenapa? Saya menyinggungmu, Nyonya Muda?" "Ha?!" Azalea tak habis pikir. Dua lelaki Laksmana suka sekali menguji dirinya.
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai burung johan
Baca
+Pustaka
Mendadak Nikah dengan CEO Muda

Mendadak Nikah dengan CEO Muda

Jin bertanya pada Yola. "Aku saja yang wanita tulen tidak begitu suka dengan warna pink. Meragukan." Yola melirik pusaka keramat milik Jin. "Apa? Kenapa? Kau ragu dengan burung elangku?" Jin mulai sewot. "Hahaha burung elang? Yang ada burung perkutut kali," ledek Yola. "Enak saja ngatain burung perkutut." Kesabaran Jin mulai hilang. Dia langsung menyambar tubuh Yola dan menindihinya.
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 149 kali sebagai burung johan
Baca
+Pustaka
Diary Yang Basah

Diary Yang Basah

Joe tidak pernah tenang jika bertemu dengan Ayahnya. Pak Pedro tahu bahwa salah satu burung piaraannya hilang, tetapi dia tidak mempermasalakan hal itu. hilangnya burung piaraan milik menjadikan Pak Perdo selalu mengontrol setiap pintu kandang setelah dirinya memberi makan burung-burung tersebut. Pak pedro berpikir, hilangnya seekor burung tersebut mungkin dirinya mungkin dirinya lupa menutup pintu kandang setelah memberi makan burung tersebut. Sampai akhirnya di meja makan saat makan malam Joe memutuskan untuk berkata jujur kepada Ayahnya. Kepada Ayahnya, Juan berkata,“Ayah dan Ibu Juan mohon maaf, burung piaraan yang Ayah pikir hilang itu, sebenarnya Joe yang menembak mati burung tersebut.
108.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 223 kali sebagai burung johan
Baca
+Pustaka
ELLIA

ELLIA

Anonim.inaalaiaelianael
Holdan kesal sambil mengusir burung-burung itu. “Mereka pasti bukan burung asli tempat ini!” seru Lindhan. “Bunuh saja mereka!” seru Bomba. Edhi dan anak buahnya menggunakan jaket untuk mengusir burung-burung itu. Akibatnya mereka pun lengah terhadap Jack dan kawan-kawannya. Jerry dan Ellia pun bergegas membantu Jack dan John. Diam-diam mereka menjauh dari Edhi dan anak buahnya.
4.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai burung johan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status