Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Passionate CEO - Malam yang Tak Terlupakan

Passionate CEO - Malam yang Tak Terlupakan

jawab Axel dengan nada memesan seperti di café, sengaja untuk membuat William geram. "You don't need to make it for me, Sir," tolak Mysha halus. "No problem. Jadi kopi atau teh?" tanya William memastikan. "Coffee, please, jika tidak merepotkan," jawab Mysha. Berada diantara pria-pria seksi ini membuatnya membutuhkan banyak caffein untuk menjaga kesadaran dan kewarasannya.
1019.4K viewsOngoingAdded to Library 620 Times as but coffee first
Read
+Library
Let's Play With Me

Let's Play With Me

Beatrice yang menyadari ada cafe, langsung menepi ke bahu jalan tepat di depan cafe itu. "Biar aku saja yang turun," kata Cora mencegah Ny. Beatrice yang hendak turun dari mobilnya. “Kau mau kopi juga?” "Americano Ice saja." "Baiklah.” Cora langsung turun dari mobil dan masuk ke cafe. “Hai, Cora! Kau kembali rupanya. Mau coba capuchino?” sapa barista, sekaligus menawarkan menu favorit di cafe ini.
107.5K viewsOngoingAdded to Library 241 Times as but coffee first
Read
+Library
My Supermodel Husband

My Supermodel Husband

Namun, beruntunglah dirinya yang mendapatkan segalanya dengan mudah, setelah menikah dengan CEO perusahaan ini. “Mau pesan kopi apa?” tanya pramusaji. “Kopi apa yang biasa dipesan?” Flo tidak tahu jenis-jenis kopi. “Biasanya yang dipesan espresso coffee,” jelas pramusaji. “Baiklah, berikan itu satu untukku.”
9.917.0K viewsCompletedAdded to Library 407 Times as but coffee first
Read
+Library
I Coffee You

I Coffee You

Mereka tidak ada yang tahu tentang tempat tersebut, kalaupun Kiki tahu lebih pada jika dirinya menyukai menu disana. “Mas pesan XCoffee buat kita?” tanya Kiki setelah memberi kode jika pekerjaannya akan dimulai. “Memang kenapa? Kopinya enak, aku belum menemukan kopi yang seenak ini.” Diego mengatakan dengan santai sambil meminum kopi miliknya. “Apa yang nggak enak buat kita kalau gratisan.” Kiki mengatakan dengan santai yang ditanggapi dengan suara tawa Diego “Mas, rapikan penampilan. Kalau mau cepat pulang, buruan berdiri.”
10997 viewsCompletedAdded to Library 25 Times as but coffee first
Read
+Library
Milk and Coffee
Read
+Library
I'M Not Your Barbie Girl

I'M Not Your Barbie Girl

Aku duduk di meja dan mulai menuang kopi yang disiapkan Lucy. "Honey, kau harus mengurangi kafein setidaknya sampai trimester pertama. Minumlah lebih banyak susu... " Jadi sekarang kopi pun tak bisa aku minum. Moodku langsung turun ke dasar. Ini semua karena laki-laki ini.
108.5K viewsCompletedAdded to Library 338 Times as but coffee first
Read
+Library
Pesona Istri Dadakan CEO

Pesona Istri Dadakan CEO

Al dan Clair telah pergi. Tinggallah Cal dengan rasa penatnya. Untuk mengusir semua itu, Cal pun memutuskan untuk mengunjungi WellCoffee. “Terima kasih,” ucapnya pada seorang pramusaji yang baru saja menaruh secangkir café con miel, varian kopi dibuat dari campuran espresso, madu, susu serta taburan kayu manis. Ketika jemari lentiknya hendak meraih gagang cangkir, lagi, Cal tersentak mendapati seorang pria duduk di hadapannya.
9.949.6K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as but coffee first
Read
+Library
Breakfast at Midnight

Breakfast at Midnight

Tutur Mira menenangkan Alex. “Hmm. Yaaa. Tetap saja deg-degan menunggunya.” Alex masih mengigiti kukunya. Kebiasaannya saat gugup. “Kulihat kau belum minum apa-apa pagi ini. Kau ingin ku belikan Starbucks dulu?” “Boleh. Tolong belikan Ice Black Coffee ukuran grande ya.” “Black Coffee? Tumben? Biasanya Green Tea atau Hot Chocolate.” Mira mengernyit.
84.7K viewsCompletedAdded to Library 139 Times as but coffee first
Read
+Library
Hello, Mantan!

Hello, Mantan!

Lalu menatap Megantara. “Kamu masih ingat aku biasanya pesan apa, kan?” Hagia menarik napas pendek. “Masih. Americano tanpa gula, kan?” “Iya. Kamu juga, less sugar saja. Mulai kurangi gulanya di coffee latte kamu.” “Ya udah. Aku bentar.” Hagia mengangguk kecil, lalu berjalan menuju deretan kedai kopi di ujung ruang tunggu. Langkahnya pelan, tetapi pikirannya jauh lebih ramai.
1014.5K viewsOngoingAdded to Library 304 Times as but coffee first
Read
+Library
Pengasuh Kesayangan Tuan Duda

Pengasuh Kesayangan Tuan Duda

Padahal kopinya kental, Claudia tidak bisa membayangkan betapa pahitnya. "Kamu tidak sarapan dulu? Harus makan sesuatu dulu sebelum minum kopi," ucap Claudia memperingati, mengernyit saat mengingat ayahnya di rumah. Biasanya Claudia juga yang selalu rewel mengingatkan ayahnya untuk tidak minum kopi sebelum sarapan. "Sudah makan roti selembar." Malven menjawab sembari menghirup aroma kopinya sebelum menyesapnya perlahan. "Jadi, kamu sedang memikirkan apa tadi?"
10120.1K viewsCompletedAdded to Library 3.5K Times as but coffee first
Show Reviews (24)
Read
+Library
Agura Senja
Gaes, kmarin aku kena writer block, dan ini prtama kli ada bnyak pkiran negatif brseliweran. Slah stunya aku tkut cerita ini gak mnghibur dan gk bsa menghilangkan sedikit 'lelah' orang lain. Tpi, makasih bgt karna masih stay, makasih untuk komentar2nya juga, aku jdi tau kalau ada yg baca cerita ini.
TnaBook's
hello kak, numpang nih hehe, jangan lupa ya mampir juga ke "Godaan sang tante" , seorang pemuda yg cari pekerjaan, tapi malah dapat simpanan, bos nya sendiri, bahkan sampai memiliki anak, dan lagi, bos itu sudah memiliki pasangan hidup, gimana? penasaran kan, yuk mampir. ...
Read All Reviews
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status