Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MENGASUH TUAN MUDA BRENGSEK!

MENGASUH TUAN MUDA BRENGSEK!

Kau memang cerdas, Em! "Silahkan, Tuan." Aku meletakan kopi itu dengan senyuman seluas samudera Atlantik, setelah ini Edmund akan menderita. Kami sarapan dengan tenang, walau Edmund tidak menyentuh roti yang dia buat, hanya kopi saja. Kita lihat nanti, setelah sampai di kantor dia akan meminta kopi lagi. Dasar maniak caffein! 💰💰💰💰💰💰💰💰💰💰💰
1014.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 448 kali sebagai but coffee first
Baca
+Pustaka
Cursed : Kutukan Kembar Tampan Season 1-2

Cursed : Kutukan Kembar Tampan Season 1-2

Semua pernik cokelat hitam dan putih berpadu ciamik dengan hijaunya tanaman hias hidup beraneka jenis di tiap sudut. Papan menu yang didisain seperti buku kayu tipis juga menarik pandang Emily, yang masih menimbang-nimbang kopi apa yang paling diinginkannya untuk menghangatkan pagi ini. "Maaf, Nona. Selamat pagi dan selamat datang di M's Brew Evertown, Anda mau pesan a.." sapa Sang Pemuda Barista 'on duty' ramah, namun tetiba berhenti sejenak, seakan ia sedikit terkejut melihat sekilas Sang Pelanggan pertama pagi ini.
1031.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai but coffee first
Baca
+Pustaka
Dua Pengacara Jatuh Cinta

Dua Pengacara Jatuh Cinta

“Ini teh, ya?” “Iya, kenapa?” kata Zayn. “Aku lebih suka kopi daripada teh,” jawab Milly polos. Zayn menatap tajam pada Milly. “Cepat kau minum. Kopi tidak baik untuk lambung.” “Teh juga memiliki kadar kafein tinggi, Zayn.” “I know, tapi tubuhmu membutuhkan minuman hangat. Menurutku teh madu bisa membuatmu lebih baik. Sudah, kau cepat makan dan minum. Jangan cerewet dan jangan banyak tanya.”
1013.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 441 kali sebagai but coffee first
Baca
+Pustaka
Pernikahan Dadakan dengan CEO

Pernikahan Dadakan dengan CEO

Ketika Stefan tiba di kantor, jam sudah menunjukkan waktunya jam kerja. Begitu dia keluar dari lift, sekretarisnya langsung menyapanya dengan santun dan berkata, “Pak, Pak Reiki sudah menunggu Bapak.” Stefan mengangguk dan melangkah ke arah ruang kerjanya dan juga memerintahkan sekretarisnya, “Buatkan saya kopi. Nggak mau pakai gula dan susu.” Lelaki itu terbiasa minum kopi hitam. Sekretarisnya berkata, “Pak Stefan biasanya siang nggak minum kopi.”
9.55.5M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 190.8K kali sebagai but coffee first
Tampilkan Ulasan (863)
Baca
+Pustaka
Mawar Merah
cerita ini alur ceritanya bagus,aq jg suka,tokoh dalam bacaan Olivea dan Stefen bkn penasaran,tapi sayang tdk biaa langsung baca,hrs beli koin,padahal gk tau caranya bagai manacaranya bisa baca tanpa hrs beli koin,smg apa yg kuhatapkan dikabulkan,jadi bisa baca ceritanya gak terputus bs sampai akhir
Sumarni Wati
ceritanya menarik sekali cuma harus beli koin terus mahal.. saya sudah habis lebih dari 1 juta belum selesai juga novelnya.. alangkah lebih baik jika konsumen dikasih reward yang lebih besar karena sudah setia mengikuti good novel. biar tambah banyak pelanggan setia nya... semangat penulis..good job
Baca Semua Ulasan
Bukan yang Pertama

Bukan yang Pertama

Karena selain mereka satu atap, ada saja kejadian yang mengharuskan mereka bertemu pria itu. Misal pagi ini, saat masakan sudah matang, dan Ina sudah akan beranjak kembali ke kamar. Mbok Darmi tiba-tiba diare dan ... ya ... di sinilah Ina sekarang. Di Ruang kerja Sean, membawakan pria itu sarapan dan minuman wajibnya di pagi hari. Coklat hangat. Yap! Berbeda dengan pria pada umumnya yang biasanya suka kopi atau teh untuk mengawali harinya. Sean sendiri lebih suka coklat hangat.
1022.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 617 kali sebagai but coffee first
Tampilkan Ulasan (12)
Baca
+Pustaka
Amesya Nadira
cerita amih yg satu ini bner2 mebawangkan yaa....kisah miris Nia yg jadi yatim piatu dgn keadaan ekonomi yg mengsedihkan. di paksa jadi istri kesekian dri lintah darat yg tua banhka. moga aja dgn hadirnya bu sulis dan Sean bisa buat Nia bahagia yaa...Sean,pliss yaa jaga omongannya,bucin lho nantinya
Momi Kafa
cerita judul bukan yang pertama ,bener-bener sesuai dengan isi ceritanya, nyesek dimana Ina dengan keadaan yang serba kesulitan dalam status sosial ekonominya.dan sebagai yatim ina harus di jodohkan dengan sean,yg statusnya adalah duda.demi rasa bersalah nyonya sulis terhdp ina.semoga ina bisa tabah
Baca Semua Ulasan
Perselingkuhan Yang Manis

Perselingkuhan Yang Manis

"Kopi hitam?" Kayla menggeleng. "Bukan, tapi cappuccino." Pandangan Kayla lurus ke depan. Pikirannya mulai mengembara ke memori masa lalu. Dia dan Radit pecinta berat kopi. Hampir setiap sore sepulang kerja mereka akan menghabiskan waktu di kafe favorit mereka berdua hanya untuk menikmati secangkir cappuccino hangat. "Mendingan mulai sekarang kamu kurangi hobi ngopimu, Kay. Nggak bagus untuk kesehatan. Kopi nggak bergizi sama sekali. Lebih baik diganti dengan susu setiap pagi dan sebelum tidur."
1013.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 553 kali sebagai but coffee first
Baca
+Pustaka
Ikatan Yang Ditakdirkan

Ikatan Yang Ditakdirkan

Tanya Zayyad yang menyadari keganjilan wanita itu. "Tidak ada!" Alina dengan cepat menggeleng. Lalu ia mulai melihat beberapa jenis minuman kopi yang ada di deretan menu. Ini adalah kali pertamanya mendatangi cafe mewah, tidak mengira sajian seperti kopi akan memiliki banyak jenis seperti itu. Biasanya ia hanya membeli secangkir kopi hitam biasa. "Menurut mu apa yang enak?" Tanya Alina, menyodorkan buku menu itu kearah Zayyad.
1021.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 800 kali sebagai but coffee first
Baca
+Pustaka
Better Without You

Better Without You

Jawabku "Dasar ratu kafein!" Dina langsung mengambil kamera yang ada di meja dan menghampiri teman-teman yang sudah berada di sudut rooftop "Suka kopi juga?" Tiba tiba Rafael duduk disampingku dan membuatku berhenti meminum latte "Eh-- i-iyaa. Emang lo suka kopi?" Jawabku terkejut sambil melirik dengan mata yang tajam dan kembali meminum latte.
107.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 253 kali sebagai but coffee first
Baca
+Pustaka
Mr. Mint And Miss Coffee

Mr. Mint And Miss Coffee

Kedua mata pelayan itu hanya membelalak kaget, dia tak menyangka lelaki yang terlihat sangat tampan dengan balutan jas mahal di depannya itu ternyata seorang pelanggan yang sangat menyebalkan! “Ada lagi, Tuan?” “Jangan lupa sebelum kalian membuat kopi untukku, aku mau kalian membersihkan alat-alat itu terlebih dahulu, karena—“ “Hai, permisi, aku mau memesan secangkir espresso!” seru seorang gadis yang tiba-tiba langsung menuju ke meja pemesanan tanpa mengantri lebih dulu. Membuat Andy menekuk wajahnya dan mencebik!
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai but coffee first
Baca
+Pustaka
Pilihan York

Pilihan York

“Selamat pagi York.” Avery menyapa York tampak asik menikmati kopinya di kafetaria. “Oh hai Avery, selamat pagi juga. Mau kopi?” “Aku tidak terbiasa minum kopi di pagi hari, aku lebih memilih untuk sarapan dan minum air putih.” “Sepertinya kau memiliki gaya hidup yang baik.” York tersenyum sambil menghirup kopi hitamnya.
4.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai but coffee first
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status